Siapa Saja Negara yang Mendukung Invasi Rusia ke Ukraina? Kawan Akrab Rusia di Karibia Termasuk?
Sejauh ini Rusia sudah menguasai fasilitas nuklir Chernobyl yang ada di wilayah Ukraina.
TRIBUNJABAR.ID, MOSCOW - Rusia telah memulai invasi ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) pagi.
Sejauh ini invasi Rusia sudah membuat mereka menguasai fasilitas nuklir Chernobyl yang ada di wilayah Ukraina.
Para pemimpin dunia mengutuk Presiden Rusia Vladimir Putin atas serangan tersebut.
Sejumlah titik di Ukraina dihantam ledakan.
Penduduk melarikan diri dari kota-kota karena takut terjadi kekerasan yang lebih parah.
Tom Tugendhat, ketua Komite Urusan Luar Negeri, menyebut pemandangan orang-orang yang meninggalkan rumah mereka di Ukraina sebagai "tragedi kemanusiaan".
Dia mengatakan kepada BBC Breakfast:
"Barisan orang yang Anda lihat melarikan diri dari rumah mereka, setiap orang membuat keputusan untuk meninggalkan sesuatu, di suatu tempat ... untuk mencari keselamatan di tempat lain."
Baca juga: Update Rusia Serang Ukraina, Pembangkit Nuklir Chernobyl Dikuasai Rusia, Ini Sejarah Kelam Chernobyl
Baca juga: Serangan Rusia ke Ukraina Jadi Serangan Militer Terbesar Kedua Sejak Perang Dunia II, Sampai Kapan?
"Melihat barisan orang-orang ini dipaksa keluar oleh Rusia dan oleh Vladimir Putin adalah hal yang mengerikan dan sangat menyakitkan, dan kita harus berpikir dengan sangat jernih tentang keluarga yang terkoyak, kehidupan yang terpisah."
Tugendhat menekankan seruan untuk sanksi ekonomi yang lebih keras terhadap Rusia.
Amerika Serikat dan sekutunya telah mengutuk keras tindakan Putin, menjatuhkan sanksi kepada Rusia.
Sampai saat ini, sekitar 90 ton "bantuan senjata mematikan" dari AS telah tiba di Ukraina.
Inggris juga memasok Ukraina dengan rudal anti-tank jarak pendek untuk pertahanan diri.
Ukraina berharap bantuan internasional dari barat.
Namun, Rusia juga kemungkinan akan mendapat dukungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/perang-rusia-ukraina-2.jpg)