Update Kasus Subang
Keluarga Tuti Nantikan Kasus Subang Terungkap, Kakak Tuti Ungkap Pesan Ibunda Amalia Singgung Sosok
Bayang-bayang kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu masih dirasakan keluarga Tuti. Kakak Tuti ungkap pesan yang diterimanya lewat mimpi
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
TRIBUNJABAR.ID - Kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) belum kunjung terungkap.
Kematian ibu dan anak di dalam bagasi mobil Alphard pada (18/8/2021) di Subang, masih misteri.
Sementara itu, sudah 6 bulan kasus Subang diselidiki, keluarga korban masih harap-harap cemas.
Keluarga Tuti masih berharap pelaku rajapati Tuti dan Amalia segera ditangkap.
Di sisi lain, kepiluan masih dirasakan keluarga Tuti karena orang yang mereka sayangi masih belum mendapatkan keadilan.
Bahkan bulan demi bulan misteri kasus Subang itu, keluarga Tuti masih merasakan hal aneh.
Baca juga: 6 Bulan Kasus Subang, Dua Kakak Tuti Ungkap Kejadian Aneh Sebelum Nyawa Adik Mereka Dirampas
Seperti yang dialami kakak Tuti, Wa Ida.
Dilansir dari tayangan Fredy Soedaryanto Sport, Kamis (17/2/2022) baru-baru ini, Wa Ida, kakak Tuti sekaligus Ibu Danu itu mengungkap pesan Tuti untuknya.
Wa Ida mengaku belum lama ini dirinya masih kerap mendapatkan mimpi dari adiknya Tuti Suhartini, korban kasus Subang.
“Belum lama sebulan, (Tuti) masih kebawa mimpi,” ujar Wa Ida.
Kemudian ia menceritakan Tuti menyampaikan pesan untuknya agar tidak memikirkan soal kematian yang mengenaskan.
Wa Ida mengatakan, Tuti juga memberikan pesan kepadanya agar tetap menjaga kesehatan.
“Kata Enung (panggilan Tuti), Da, udah jangan dipikiran, supaya sehat,” ungkapnya.
Lanjut Wa Ida menjelaskan Tuti menyampaikan pesan yang singgung sosok yang dikenal.
Menurutnya Tuti meminta dirinya juga membiarkan sosok tersebut hidup sesukanya.
“Biarin orang itu mah, dia, udah sama dia,” tutur Ida mencontohkan perkataan Tuti lewat mimpinya.
Kendati begitu, Ida tak mengungkapkan siapa sosok yang dimaksud.
Wa Ida mengatakan bahwa mimpi tersebut terus terjadi secara berturut-turut.
Perkataan dan pesan Tuti kepadanya lewat mimpi itu pun selalu sama.
Diketahui, kakak Tuti tersebut memang memiliki riwayat penyakit lambung.
Ida menjadi sering sakit-sakit setelah kejadian Tuti dan Amalia dirajapati.
Baca juga: Kasus Subang Belum Terungkap, Danu Mendadak Singgung Orang yang Bermuka Dua dan Cupu yang Diperalat
Kondisi Kesehatan Ibu Danu Menurun
Sudah lima bulan kasus Subang bergulir, tak jarang keluarga gelisah karena pelaku yang diduga masih berkeliaran.
Seperti halnya yang dirasakan oleh Surono, ayah dari satu di antara saksi kasus Subang.
Surono merupakan suami dari Uwa Ida, kakak dari korban Tuti Suhartini.
Surono adalah ayah Danu, saksi kasus Subang yang disoroti.
Baru-baru ini, Surono buka suara mengungkap kekhawatiran sejak anaknya itu menjadi tertuduh dalam kasus Subang tersebut.
Surono bahkan mengungkap kondisi istrinya, Uwa Ida, kakak korban Tuti yang kini sering sakit-sakitan.
Menurutnya kondisi kesehatan Uwa Ida terus menurun sejak kematian adiknya, Tuti.
Hal ini diungkapkan Surono seperti dikutip Tribunjabar.id dari tayangan kanal Youtube Heri Susanto, Rabu (26/1/2022).
Ayah Danu tersebut ditanya soal kabar keluarga.
Kemudian Surono mengatakan kondisi keluarganya dalam keadaan sehat, namun ia mengungkap kondisi istrinya kurang baik-baik saja.
Ia mengatakan belakangan sejak Tuti meninggal dalam kasus Subang, istrinya sakit-sakitan.
Uwa Ida, ibu Danu itu sedang berjuang untuk bisa sembuh seperti dulu.
“Alhamdulillah sehat, walaupun ada sedikit perasaan yang kurang enak, tapi dia semangat buat sembuh,” ujar Surono.
Surono tak menampik kondisi ibu Danu sejak kematian Tuti seringkali menjadi lemas karena pikiran.
“Iya ada sedikit sakit. Ya dari pertama kejadian itu sampai sekarang bawaannya lemas.”
“Mungkin kepikiran, ditinggal adiknya dan keponakannya,” papar Surono.
Surono menjelaskan, kondisi kakak Tuti itu juga menurun karena juga mengkhawatirkan anaknya, Danu.
Danu menjadi saksi kasus Subang yang kerap kali tertuduh sebagai pelaku.
Karena hal itu, menurut Surono, pikiran istrinya itu berpengaruh pada kesehatannya.
Kemudian, Surono yang bertemu dengan Youtuber Heri Susanto itu mengatakan pihaknya berterima kasih.
Ia berterima kasih lantaran telah mendampingi Danu, anak satu-satunya sejak kasus Subang mencuat.
Baca juga: Buntut Kasus Subang, Yoris Dapat Teror Disinggung Soal Yayasan, Sikap dan Jawaban Yoris Jadi Sorotan
Bahkan sejak dekat dengan Heri Susanto, diketahui Danu kerap tinggal di rumah Youtuber tersebut.
Heri Susanto mengaku juga khawatir terhadap orang tua Danu.
Namun ia menjelaskan membiarkan Danu tinggal di tempatnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman.
Terlebih, menurut Heri, jika ada kebutuhan pemeriksaan lainnya, pihaknya siap membantu Danu.
Heri mengaku dia mendampingi Danu karena juga mendapat amanat dari kuasa hukumnya untuk membimbing pemuda 22 tahun tersebut.
Namun, sebagai etika, pihaknya meminta izin kepada orangtua Danu untuk bertanya bila ada keberatan.
Menanggapi hal itu, Surono mengatakan justru dirinya khawatir jika Danu terus berada di rumah.
“Justru kalau di rumah saya khawatir, di rumah dia enggak ada teman, sedangkan dia mau main.”
“Kalau mau ke warnet nanti takut kenapa-kenapa,” ujar Surono.
Kemudian, ayah Danu itu mengaku justru berterima kasih kepada Heri dan tim lainnya yang telah membantu anak sematawayangnya itu.
Surono mengaku bersyukur karena di tempat Heri, Danu bisa mendapatkan banyak ilmu, terawasi hingga mendapat uang jajan.
Ia mengaku di rumah, dia hanya bisa mengingatkan Danu soal ibadah atau makan saja.
Sementara di tempat Youtuber tersebut, Surono merasa Danu mendapatkan rasa aman.
Surono juga menyinggung banyak perubahan yang dialami anaknya itu hingga bisa membuat Youtube sendiri.
Demikian Surono bersyukur karena kini anaknya itu bergaul dengan orang yang berilmu.