Jumat, 8 Mei 2026

Pepadi Akan Laporkan Khalid Basalamah ke Bareskrim Soal Dugaan Pernyataan Wayang Haram

Dalang wayang yang tergabung dalam Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) akan laporkan Khalid Basalamah ke polisi soal pernyataan wayang haram

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
Istimewa via Wartakota
Bambang Barata Aji, Korwil Pepadi Eks Karesidenan Banyumas saat mengadakan jumpa media, terkait ceramah Khalid Basalamah yang diduga mengandung ujaran kebencian, Minggu (13/2/2022). 

TRIBUNJABAR.ID- Dalang wayang yang tergabung dalam Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) akan laporkan Khalid Basalamah ke polisi soal pernyataan wayang haram karena tak sesuai ajaran Islam dan mengajak untuk meninggalkannya.

Kordinator Wilayah Pepadi Karesidenan Banyumas, Bambang Barata Aji, laporan ke Bareskrim Polri itu karena pernyataan Khalid Basalamah diduga mengandung ujaran kebencian.

"Ujaran pengharaman wayang sebagai produk seni budaya oleh saudara Khalid Basalamah sangat merugikan dan berbahaya," ujar Bambang saat acara jumpa media, Minggu (13/2/2022).

Mereka menggelar pertemuan bersama sejumlah dalang di rumah almarhum Dalang Nawan Desa Karangnangka, Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.

Bambang menyebut bahwa pernyataan Khalid Basalamah bisa dimaknai sebagai upaya memperkeruh kehidupan bermasyarakat dan mendisintegrasi bangsa.

Baca juga: Ajakan Khalid Basalamah Untuk Tinggalkan Wayang Dikritik, Disebut Upaya Penjajahan Gaya Baru

Ia menjelaskan wayang merupakan produk seni budaya yang ditemukan pada berbagai kelompok etnik di nusantara serta selalu punya pesan moral dan etik untuk masyarakat.

Wayang ditemukan dengan berbagai ekspresi, mulai dari wayang purwa, golek, beber, wali, wahyu, orang, potehi.

Dia mencontohkan, Wali Songo penyebar agama Islam di Jawa dan nusantara, menggunakan wayang sebagai media dakwah.

Jika wayang dianggap haram dan tidak sesuai ajaran Islam, itu berbahaya, bahwa para wali melaksanakan hal-hal yang haram dalam penyebaran agama Islam.

Pepadi Korwil Eks Karesidenan Banyumas, meminta Khalid Basalamah minta maaf dalam media mainstream, dan media sosial dan diberi waktu 2x24 jam terhitung sejak Minggu (13/2/2022).

Selain itu, Pepadi juga meminta Khalid Baslamah untuk nonton pertunjukan wayang Purwa di Jawa Tengah, wayang orang di Jakarta, dan mengunjungi kerajinan wayang di Yogya.

Bila hal itu tidak dilakukan, maka Pepadi bersama penasehat hukum akan melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada 1 Maret 2022.

Baca juga: Khalid Basalamah Sebut Wayang Haram, Dedi Mulyadi: Betul, Haram Kalau Dimakan, Ditonton Saja

Wayang Haram Jika Dimakan, Ditonton Saja

Dedi Mulyadi, anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI menyindir pernyataan Khadli Basalamah.

“Kalau saya sederhana saja. Benar itu pernyataan Pak Ustaz, wayang itu haram. Betul sekali wayang kulit, wayang golek plus gamelannya haram. Haram kalau dimakan,” ujar Dedi Mulyadi seraya berseloroh.

“Kalau wayang golek direbus terus dimakan itu haram, apalagi dimakan mentahnya. Kemudian wayang kulit digoreng, direbus, gambang, rebab, jenong, rebab itu juga haram kalau dimakan. Jadi untuk itu wayang ditonton saja,” lanjut Dedi.

Baginya, wayang memiliki filosofi yang mengajarkan manusia untuk berbuat kebaikan dalam segala hal. Termasuk juga keberanian dalam kepemimpinan.

Contohnya saja dalam wayang golek ada tokoh punakawan terdiri dari Semar Badranaya, Astrajingga, Udawala dan Gareng yang kental dengan cerita pemahaman pengabdian kepada pemimpin.

"Kemudian ada kesatria yang kukuh dalam pendirian namun mati di medan perang, Raden Gatotkaca. Dan bagaimana orang yang kukuh dalam pengabdian tidak pernah berbohong, ketika sekali berbohong keretanya patah, ialah Darma Kusumah,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ada juga pesan sarat makna dari sosok Arjuna.

“Ada juga tokoh yang sering kali mengalami kegundahan berpikir dan berubah-ubah karena pengaruh bisikan yaitu Arjuna. Begitu juga politik yang selalu mempengaruhi pimpinannya untuk menguasai orang lain, menginvasi orang lain, menghegemoni orang lain yaitu Sengkuni,” beber Dedi.

Selain tokoh-tokoh tersebut ada juga Begawan Abiasa yang berpihak pada Astina karena kewajiban kenegaraanya meski hatinya menolak.

“Tontonlah wayang, dengankahlah suara gamelannya yang penuh cinta, maka kita bahagia dalam falsafah dan makna. Dan jangan memakannya karena akan mendapat petaka,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Penjajahan Gaya Baru

Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono menyayangkan pernyataan Ustaz Khalid Basalamah yang mengajak untuk meninggalkan wayang karena tak sesuai ajaran Islam.

Pernyataan Khalid Basalamah itu, kata dia, membuat para pelestari wayang resah dan terganggu.

"Pernyataan Khalid Basalamah yang menyatakan wayang haram dan patut dimusnahkan adalah sikap dan tindakan yang sangat tidak Pancasilais dan tidak tahu sejarah serta tidak mengerti Indonesia," kata Ono Surono dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/2/2022).

Menurut dia, wayang merupakan identitas bangsa. Sebuah bangsa, tak bisa dipisahkan dari budaya.

"Saat ini kita sudah di invasi budaya bangsa lain sehingga menjadi ironis jika kita justru mendegradasi seni tradisi nusantara sangat beragam dan kaya," katanya.

Pernyataan terang-terangan dari Khalid Basalamah kata dia, membuktikan ada upaya sistematis yang sedang dilakukan beberapa oknum untuk mengaburkan jejak peradaban atau perjalanan kebudayaan nusantara

Menurut dia, wayang berperan besar dalam membentuk masyarakat di nusantara dan khususnya di Jabar. Upaya dan ajakan untuk meninggalkan wayang, sudah jadi upaya pengaburan jejak sejarah kebudayaan.

"Itu adalah model penjajahan gaya baru karena menghilangkan dan memanipulasi kesadaran kolektif masyarakat yang sudah hidup berdampingan dengan tradisi wayang. Sejatinya sebagai manusia Indonesia yang berakal kita tidak mudah menuduh hasil olah pikir yang dimanifestasikan dalam bentuk kesenian khususnya wayang di anggap sesat," katanya.

Pernyataan Lengkap Ustaz Khalid Basalamah

(Membacakan pertanyaan dari jemaah)

“Saya orang Jawa dan saya suka pewayangan. Jadi, apakah wayang dilarang? Bagaimana tobat profesi dalang?

(Ustaz Khalid Basalamah menjawab)

Tentu saja saya sudah pernah bilang ke teman-teman sekalian. Tanpa mengurangi penghormatan terhadap tradisi dan budaya, semua suku. Di Indonesia suku bugis suku Makassar, Suku Jawa semua.

Kita tidak akan berbicara dalam ceramah seperti ini bukan untuk menjatuhkan sama sekali. Tapi kita harus tahu dan sadar bahwa kita muslim. Dan muslim ini dipandu oleh agama.

Makanya saya bilang caranya adalah harusnya Islam dijadikan tradisi dan budaya. Jangan kita balik, jangan budaya di-Islamkan, susah.

Meng-Islamkan budaya ini repot, karena budaya banyak sekali. Standar mana yang harus kita pegang. Nanti akan ada ciri khasnya sendiri. Di Indonesia ada ciri khasnya sendiri. Di Amerika ada sendiri Islamnya.

Ini jadi masalah karena pada dasarnya Allah tidak menginginkan itu. Allah menginginkan kita punya standarisasi. Jadi Allah yang saya tahu yang lebih baik seperti ini.

Kalau itu peninggalan nenek moyang kita, atau mungkin ita kenang dulu. Oh ini tradisinya orang dulu. Tapi kan bukan berarti harus dilakukan sementara dalam Islam dilarang. Kita sudah muslim. Harusnya kita tinggalkan.

Kalau masalah taubat ya taubat nasuha pada Allah sementara dengan tiga syarat yang sudah kita tahu. Meninggalkan dosar itu seketika menyeesal dan janji sama Allah tidak akan mengulangi dan jika dia punya, lebih baik dimusnahkan, dalam arti dihilangkan.

Saya merasa mungkin memang perlu kita pertemukan hal-hal seperti ini dengan ilmu pengetahuan sekarnag. Artinya, bukan kita mau menghapus 100 persen masalah kebiasaan dan tradisi tapi kalau tidak cocok dengan agama, wajar kita tinggalkan.

Atau ada teknologi canggih yang lebih baik. Seperti orang sekarang sudah biasa tampil di panggung, bercerita. Maka dengan wayang-wayang ini sebenarnya sudah bisa tergantikan dengan manusia.

Yang sudah jelas-jelas nyata. Saya pikir generasi sekarang lebih cenderung meninggalkan itu karena sudah merasa ini sudah zaman dulu.

Mungkin bisa kita tangkap secara rasional meninggalkan degan cara itu juga jadi memahami poin tadi.

Sebagian Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Sebut Wayang Haram dan Harus Dimusnahkan, Ustaz Khalid Basalamah Bakal Dilaporkan ke Bareskrim,

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved