Warga Cipelang Jejerkan Televisi Rusak di Dekat Tower, Ternyata Mereka Sedang Protes
Warga menjejerkan televisi mereka yang rusak di area tower milik sebuah perusahaan yang didirikan di desa itu, sebagai protes akan keberadaan tower te
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
Selain menjejerkan sejumlah televisi rusak di sekitar tower, warga juga memblokir akses masuk ke lokasi tower.
"Kami sudah menunggu pertanggungjawabnya, hampir tiga bulan lebih. Namun tidak ada," kata Irwan.
"Kemarin itu, katanya ada pihak vendor yang akan tanggung jawab. Namun setelah ke Sukabumi malah tidak menemui kami," ujarnya.
Sejauh ini, kata Irwan, ada 60 lebih barang elektronik warga yang rusak. "Terdiri dari televisi, laptop, CCTV. dan ruper internet milik warga sini," terang Irwan.
Wisnu (39), salah seorang warga, mengaku selama ia tinggal sudah berulangkali mengalami kerusakan barang eletronik.
"Saya juga di sini sudah tiga kali rusak. Milik tetangga juga pada rusak," ujarnya.
Sebelumnya, kata Wisnu, kalau ada kerusakan itu cepat didata dan tidak lama langsung diganti atau diservis jika rusaknya ringan.
"Sekarang itu hampir tiga bulan tidak ada tanggapan. Akhirnya semua protes," ujarnya.
nggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, ikut merespons persoalan ini. "Kami tentu akan ikut mendorong agar tuntutan warga segera dipenuhi," ujarnya.(dian herdiansyah/tribun jabar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jejerkan-tv-rusak-di-sukabumi.jpg)