Kamis, 28 Mei 2026

Iduladha 2026

Sapi Dihias seperti Pengantin saat Iduladha: Tradisi Kampung Kurban Pangandaran

Tradisi Iduladha di DKM Al-Ishlah, Pangandaran, berlangsung meriah lewat pawai kampung dan sapi kurban yang dihias seperti pengantin.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Tribun Jabar/Padna
Sapi dihias pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di DKM Al-Ishlah Dusun Cihideung, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Tradisi Iduladha di DKM Al-Ishlah, Pangandaran, berlangsung meriah lewat pawai kampung dan sapi kurban yang dihias seperti pengantin
  • Sebanyak 15 sapi kurban milik warga disembelih secara gotong royong dengan melibatkan 158 panitia. 
  • Tradisi “Kampung Kurban” ini disebut terus berkembang dan mendapat kepercayaan masyarakat dari dalam maupun luar desa.

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di DKM Al-Ishlah, Dusun Cihideung, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, berlangsung lebih semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya, Rabu (27/5/2026) pagi.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di kawasan yang dikenal sebagai “Kampung Kurban” itu dipenuhi suasana kebersamaan warga dan berbagai tradisi khas masyarakat setempat.

Sebelum proses penyembelihan dimulai, ratusan warga bersama panitia lebih dulu mengadakan pawai mengelilingi kampung di sekitar area DKM Al-Ishlah.

Dalam iring-iringan tersebut, peserta membawa sejumlah tulisan bernuansa religi. Salah satu spanduk yang mencuri perhatian bertuliskan “Kurban Menuju Keberkahan”.

Tidak hanya itu, beberapa sapi kurban juga tampil mencolok karena dihias menyerupai pengantin. Tradisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati jalannya pawai.

Usai kegiatan arak-arakan selesai digelar, panitia menerima penyerahan hewan kurban dari pengurus DKM Al-Ishlah. Tahun ini, terdapat 15 ekor sapi milik warga yang dipercayakan kepada panitia untuk disembelih dan dikelola bersama.

Ketua Panitia Pengelolaan Hewan Kurban, Diding Diswana, mengatakan seluruh tahapan pelaksanaan kurban dilakukan secara tertib, mulai dari penyembelihan, pemotongan hingga pendistribusian daging kepada masyarakat.

Ia menyebutkan, tradisi penitipan hewan kurban di wilayah tersebut sudah berlangsung sejak lama dan jumlah hewan kurban terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

"Tradisi kurban di Kampung Kurban ini sudah berjalan sejak lama. Alhamdulillah, setiap tahun jumlah hewan kurban terus bertambah dan antusiasme masyarakat semakin tinggi," ujar Diding kepada Tribun Jabar di Ciganjeng, Rabu (27/5/2026) pagi.

Menurut Diding, setiap pelaksanaan Iduladha di wilayahnya selalu menghadirkan ciri khas dan kejutan baru yang membuat suasana kurban semakin semarak.

"Setiap tahun selalu ada kejutan dan keunikan yang bisa kami saksikan. Kebersamaannya sangat terasa, dan tadi juga sangat seru karena ada pawai sebelum pemotongan, malah sapi-sapinya dihias seperti pengantin," katanya.

Diding mengaku bersyukur karena tingkat kepercayaan masyarakat terhadap panitia kurban DKM Al-Ishlah terus meningkat. Bahkan, warga yang menitipkan hewan kurban tidak hanya berasal dari Desa Ciganjeng, tetapi juga dari luar desa.

"Alhamdulillah, kami kembali dipercaya oleh masyarakat, baik dari dalam maupun luar Desa Ciganjeng, untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Saat ini saja ada 15 ekor sapi yang diamanahkan warga kepada kami," ucap Diding.

Ia memastikan seluruh hewan kurban yang diterima panitia telah memenuhi syarat kesehatan dan layak untuk dikurbankan.

Diding juga menjelaskan, tradisi menghias sapi kurban memiliki makna sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada hewan yang menjadi perantara ibadah kurban. Sementara kegiatan pawai dilakukan untuk memperkuat kebersamaan antarwarga.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved