Breaking News:

Baru Kenalan di Medsos, Dirayu Cinta Setinggi Langit, Gadis di Bawah Umur di Sukabumi Dirudapaksa

Dodo (19) warga Kampung Puncak Sawo, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, ditangkap polisi terkait rudapaksa.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Mega Nugraha
ISTIMEWA via tribun jambi
Ilustrasi pemerkosaan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Dodo (19) warga Kampung Puncak Sawo, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, ditangkap polisi terkait rudapaksa.

Kapolsek Jampang Tengah AKP Usep Nurdin mengatakan, remaja itu merudapaksa gadis di bawah umur berinisial SAA (13) warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, keduanya kenal di Facebook pada 14 Desember 2021, saat itu ada tersangka meminta pertemanan kepada korban melalui Facebook.

Baca juga: Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati, Korban di Garut Selatan: Sudah Wakili Perasaan Kami, Tapi . . .

"Mereka berdua berkenalan serta berkomunikasi melalui media sosial Facebook dan sampai bertukar nomor WhatsApp, tersangka mengaku kepada korban bahwa ia masih sekolah kelas III SMP namun sudah punya mobil sendiri, serta bertempat tinggal di daerah Bojonglopang Kecamatan Jampang Tengah," kata Usep dalam keterangannya, Rabu (12/1/2022).

Ia mengatakan, keduanya menjalin hubungan pacaran pada 18 Desember 2021 melalui medsos. Karena belum pernah bertemu, Usep mengatakan, tersangka mengajak korban bertemu di Curug Pareang, Desa Sindangresmi, Jampang Tengah.

"Hari Sabtu tanggal 8 Januari 2022 sekira pukul 20.00 WIB, terlapor menghubungi korban dan mengajak korban untuk main ke Curug Pareang dan akan dijemput di depan gerbang perumahan yang ada di Cirumput Kecamatan Cikembar, dan saat itu korban menyetujuinya," katanya.

Baca juga: Tuntutan Restitusi Rp 331 Juta Untuk 13 Korban Rudapaksa Herry Wirawan Dinilai Tidak Adil

"Terlapor (tersangka) memberitahukan kepada korban bahwa yang akan menjemputnya yaitu sopir terlapor dengan menggunakan sepeda motor, karena mobilnya sedang diperbaiki di bengkel," ucapnya.

Padahal, penjemput korban adalah tersangka yang merupakan pacarnya. Ketika sampai ke Curug Pareang, tersangka mengajak korban untuk pergi ke atas curug. Namun, korban malah diperkosa dengan dibawa ke semak-semak yang ada di Curug Pareang.

"Di tempat yang sepi saat itu terlapor langsung memeluk tubuh korban dari arah belakang, mengetahui hal itu korban langsung terkejut dan meronta-ronta supaya bisa melepaskan tubuhnya dari pelukan terlapor, sampai akhirnya korban berhasil melepaskan diri dan langsung berlari namun saat itu terlapor berhasil mengejar korban," katanya.

Tersangka pun langsung membopong tubuh korban dengan di bawa ke semak-semak yang, tersangka langsung membaringkan tubuh korban di semak-semak tersebut sambil membekap mulut korban karena berteriak meminta pertolongan.

"Korban terus melawan dengan cara meronta-ronta namun saat itu terlapor langsung menampar pipi korban sebanyak 2 kali, terlapor mencoba membuka kancing baju korban sambil meraba-raba bagian dada korban dan terlapor mengancam korban," ucapnya.

Saat berusaha melakukan pemerkosaan, keduanya dipergoki oleh seorang warga hingga tersangka melarikan diri.

"Korban berusaha berteriak dengan kencang untuk meminta pertolongan sampai akhirnya terlihat seorang perempuan paruh baya berjalan menghampiri mereka berdua. Setelah itu terlapor langsung pergi melarikan diri, sedangkan korban dibawa oleh perempuan paruh baya tersebut ke rumah warga," jelasnya.

Diketahui, saat ini tersangka sudah diamankan polisi dan masih dalam penanganan Polsek Jampang Tengah.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved