Breaking News:

Harga Cabai Rawit Domba di Tingkat Petani di Ciamis ''Terjun Bebas''

Selain cabai rawit merah atau cabai rawit domba, ucap Pipin, dalam kurun waktu yang sama harga cabai rawit ijo turun dari Rp 25.000/kg jadi Rp 17.000

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
tribunjabar/gani kurniawan
Eulis (52), pedagang sayur melayani pengunjung yang membeli cabai rawit merah di Pasar Astanaanyar, Jalan Astanaanyar, Kota Bandung, Senin (26/2/2018). Sejak sebulan terakhir harga cabai rawit merah di pasar ini naik dari Rp 32.000 menjadi Rp 45.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut dipicu hasil panen di petani yang turun drastis akibat banyak bunga dan buah cabai yang busuk lantaran terus menerus diguyur hujan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS- Setelah sempat membubung, harga cabai rawit domba atau cabai rawit merah anjlok drastis di tingkat petani di sentra sayur-mayur kawasan agropolitan Sukamantri Ciamis.

Harga cabai rawit domba sudah tidak pedas lagi, dari semula Rp 60.000/kg turun menjadi Rp 30.000/kg.

“Hari ini di tingkat petani harga cengek merah sudah turun, hanya Rp 30.000/kg. Turun dari Rp 60.000/kg. Selama sepuluh hari terakhir harga berbagai jenis cabai di tingkat petani lagi turun,” ujar Pipin Arif Apilin, petani cabai di Desa Cibeureum Sukamantri Ciamis kepada Tribun Selasa (11/1/2022).

Selain cabai rawit merah atau cabai rawit domba, ucap Pipin, dalam kurun waktu yang sama harga cabai rawit ijo turun dari Rp 25.000/kg jadi Rp 17.000/kg.

Berikut cabai merah keriting turun dari Rp 20.000/kg jadi Rp 12.000/kg. Cabai lokal tanjung turun dari Rp 20.000/kg jadi Rp 15.000/kg. Dan cabai besar TW turun dari Rp 18.000/kg jadi Rp 8.000/kg.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Domba Sudah Melandai Diikuti Harga Telur, Tapi Cabai Jenis Ini Masih Tetap Tinggi

Yang turun drastis adalah harga cabai rawit domba/cabai rawit merah yakni dari Rp 60.000/kg jadi Rp 30.000/kg.

Anjloknya harga berbagai jenis cabai tersebut, menurut Pipin, karena sedang terjadi peningkatan produksi, hasil panen cabai di berbagai daerah sentra sayur mayur.

“Produksi meningkat meningkat, pasokan cabai ke pasar bertambah, tapi daya serap pasar berkurang. Dampaknya harga di tingkat petani, turun, sangat turun,” ujar Ketua Gapoktan “Karangsari” Desa Cibeureum Sukamantri itu.

Meski harga cabai rawit domba di tingkat petani turun anjlok, harga cabai rawit tingkat eceran masih mahal.

“Cengek domba ada penurunan. Kemarin masih Rp 11.000/ons, tapi sekarang turun jadi Rp 10.000/ons,” ujar Yoyo, pedagang sayur keliling di Ciamis .

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved