Dilaporkan Ingkar Janji Investasi Hotel, Pihak Yusuf Mansur Beri Klarifikasi, Niat Awal Bantu Jemaah

Pihak Yusuf Mansur akhirnya buka suara setelah dilaporkan atas tudingan wanprestasi (ingkar janji) investasi hotel.

Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews/Youtube
Lilik Herlina mengaku sebagai korban investasi Ustaz Yusuf Mansur 

TRIBUNJABAR.ID - Pihak Yusuf Mansur akhirnya buka suara setelah dilaporkan atas tudingan wanprestasi (ingkar janji) investasi hotel.

Melalui kuasa hukum-nya, Dedy Junaedi, pihak Yusuf Mansur menyampaikan klarifikasi.

Klarifikasi itu disampaikan dalam video yang diunggah di YouTube Seleb Oncam News, Senin (10/1/2022).

Dedy menilai tudingan yang ditujukan untuk sang klien kini sudah tidak terkendali.

Baca juga: Diduga Wanprestasi, Yusuf Mansur Senang Digugat 12 Investor Ganti Rugi Rp 785 Juta? Ini Alasannya

Karena itu, dalam kesempatan tersebut, Dedy ingin menangkal semua pemahaman yang salah.

Tudingan soal wanprestasi seolah menyatakan Ustaz Yusuf Mansur seorang penipu.

Dedy menegaskan, sejak awal sang klien tidak memiliki niat buruk sedikit pun kepada jemaahnya.

"Mewakili KH Yusuf Mansur untuk meng-counter berita yang sudah menjadi bola liar," terang Dedy.

"Seakan-akan ini penggiringan opini, KH Yusuf Mansur adalah penipu, saya katakan, salah besar."

 
"Klien saya tidak pernah sedikit pun beriktikad untuk menipu, apalagi itu adalah jemaah," tambahnya.

Kemudian, Dedy menerangkan dugaan awal mula tudingan ini bisa diterima Ustaz Yusuf Mansur.

Pada tahun 2012, Ustaz Yusuf Mansur mendirikan sebuah bisnis investasi patungan usaha.

"Saya sampaikan bahwa klien saya itu saya benarkan membuat salah satu bisnis," jelas Dedy.

"Yang disebut patungan usaha dan patungan aset, itu sekitar tahun 2012."

"Proses sampai tahun 2018, jadilah yang disebut patungan aset manajemen atau Paytren," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved