Sabtu, 11 April 2026

Mulai Hari Ini, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di 11 Daerah Ini

operasi pasar murah minyak goreng di 11 kabupaten dan kota mulai Senin (10/1/2022) sampai Jumat (14/12022).

TRIBUNJABAR.ID/TIAH SM
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana memperhatikan minyak goreng yang dijual murah di Taman Dewi Sartika, Kota Bandung, Jumat (3/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat mulai menggelar operasi pasar murah minyak goreng di 11 kabupaten dan kota mulai Senin (10/1/2022) sampai Jumat (14/12022).

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Moh Arifin Soedjayana, mengatakan operasi pasar murah minyak goreng itu adalah tindaklanjut instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan. 

Perintah ini, katanya, kemudian dikomunikasikan kementerian kepada produsen minyak goreng untuk membantu operasi pasar murah

“Ada dua produsen minyak goreng untuk Jawa Barat satu dari Bekasi dan DKI Jakarta. Mereka punya kemampuan untuk menyuplai operasi pasar di 11 kabupaten dan kota, termasuk di Kabupaten Bandung,” kata Arifin di Pasar Sehat Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (10/1/2021).

Ia mengatakan dua perusahaan ini total mengalokasikan 240 ribu botol minyak goreng kemasan 1 liter. Semuanya untuk dijual dalam pasar murah.

Ada Copet Saat Acara Operasi Pasar Murah di Kantor Pemda KBB, Satpol PP Kecolongan?

“Jadi total hampir 240 ribu liter untuk Jawa Barat, dan itu akan dilakukan mulai Senin sekarang sampai akhir pekan nanti,” tuturnya.

Untuk lokasi operasi pasar murah minyak goreng ini, Disperindag Jabar menyerahkan pada kabupaten dan kota. 

"Bisa di pasar rakyat atau di kecamatan atau kelurahan disesuaikan dengan kondisi masing-masing. 11 kabupaten dan kota itu antara lain Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kabupaten Bandung, Karawang, Purwakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi," katanya.

Kebanyakan operasi pasar digelar di kota yang menyumbang inflasi cukup besar. Harga minyak goreng di operasi pasar ini Rp 14 ribu per botol. Maksimal per orang mendapat 2 liter atau disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Arifin mengatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sudah memulai operasi pasar murah minyak goreng saat meresmikan pasar Lembursitu di Kota Sukabumi akhir pekan lalu. Ada 2.400 botol minyak goreng yang dijual saat itu. 

“Penjualannya diatur sistem tiketing, jangan sampai melanggar prokes,” ujarnya. 

Baca juga: Menko Airlangga: Harga Minyak Goreng Terjangkau, Wujud Nyata Pemerintah jamin Kebutuhan Rakyat

Saat ini harga minyak goreng per liter di sejumlah pasar di Jawa Barat mencapai Rp18.000-Rp 20.000. Arifin berharap, meski tidak serta merta menekan harga, operasi pasar murah minyak goreng ini menjadi salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat. 

“Operasi pasar murah minyak goreng ini kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan produsen, ini memberikan kesempatan pada warga untuk bisa mendapatkan minyak goreng lebih murah,” katanya.

Dari catatan Disperindag Jabar, lokasi operasi pasar murah minyak goreng di 5 kota penyangga inflasi antara lain di Kota Bogor di Pasar Baru dan Pasar Atas, Kota Sukabumi di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Kota Cirebon di Pasar Jagasatru, Pasar Kanoman dan Pasar Pagi, Kota Bekasi di Pasar Kranji dan Pasar Baru, Kota Depok di Pasar Cisalak dan Pasar Agung, Kota Bandung di Kantor Disperindagin Kota Bandung.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved