Ada Copet Saat Acara Operasi Pasar Murah di Kantor Pemda KBB, Satpol PP Kecolongan?

Akibat adanya copet tersebut, korban kehilangan sejumlah dokumen seperti surat-surat emas, STNK, ATM, KTP-el, dan uang Rp 1,5 juta.

Tribunjabar.id
Ratusan ibu-ibu menyerbu acara operasi Pasar Murah (OPM) di Lapangan Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemerintah Bandung Barat (KBB), Rabu (22/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Petugas Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) kecolongan dengan adanya copet saat acara operasi Pasar Murah (OPM) di Lapangan Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemda (KBB), Rabu (22/12/2021).

Korban copet tersebut yakni, Lilis Tita Lutfiah (32), warga Kampung Kiralawang, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua.

Akibat adanya copet tersebut, dia kehilangan sejumlah dokumen seperti surat-surat emas, STNK, ATM, KTP-el, dan uang Rp 1,5 juta.

Baca juga: Harga Sembako Naik Jelang Nataru, Ibu-Ibu di Bandung Barat Serbu Operasi Pasar Murah

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat, Satpol PP KBB, Poniman, mengatakan, pihaknya baru mengetahui adanya copet tersebut setelah mendapat laporan dari korban.

"Iya betul ada copet, tapi tidak terlalu terpantau karena itu sudah jam 11an, terus ada korban yang laporan," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (22/12/2021).

Setelah mendapat laporan, kata dia, pihaknya langsung mengarahkan agar korban melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian supaya bisa ditindaklanjuti.

Sementara disisi lain, petugas Satpol PP, kata Poniman, sudah melakukan pengamanan yang ketat dalam acara OPM tersebut, tetapi karena banyaknya warga yang datang, aksi copet itu tidak bisa terpantau.

"Warga yang datang untuk belanja kesitu mayoritas dari Padalarang, Ngamprah, sama Cisarua. Jadi banyak yang datang," kata Poniman.

Ia mengatakan, adanya aksi copet dalam acara seperti baru pertama kali terjadi di Bandung Barat, sehingga kejadian tersebut cukup mengagetkan semua petugas pengamanan.

Baca juga: Copet Beraksi di Pasar Murah Pemkab KBB, Uang Tunai dan Surat Berharga Lenyap

"Agar kejadian itu tidak terjadi lagi, pengamanan akan lebih diperketat dan kami mengimbau pengunjung lebih waspada, harus menjaga barangnya masing-masing dengan baik, jangan sampai lengah," ucapnya.

Sebelumnya, Lilis mengatakan, aksi pencopetan tersebut, bermula saat dia akan mengeluarkan uang untuk membayar minyak goreng, tetapi saat membuka tas, dompetnya sudah hilang.

"Saya datang jauh-jauh ke kantor Pemda KBB memang sengaja ingin membeli sembako murah.Tapi gak jadi karena uangnya dicopet," kata Lilis.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved