Breaking News:

Pemerhati Lingkungan Cimanggung Persoalkan DLH Kabupaten Sumedang yang Abai Dalam Urusan Sampah

Sampah di Cimanggung masih menjadi persoalan yang abai diperhatikan Dinas Lingkungan Hidup Sumedang, kata Pemerhati Lingkungan Asep Surya

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Tribunjabar.id
Tumpukan sampah di depan Pasar Parakanmuncang, Cimanggung, Sumedang, Selasa (7/12/2021) pagi. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sampah di Cimanggung masih menjadi persoalan yang abai diperhatikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumedang. 

Demikian komentar Pemerhati Lingkungan asal Cimanggung, Asep Surya.

Menurutnya, meski urusan sampah di kecamatan adalah urusan Camat, tetapi DLH Sumedang adalah yang punya kebijakan. 

Ditanya soal sampah menggunung di depan Pasar Parakanmuncang, Cimanggung, Asep mengatakan jika TPS sementara itu dipindahkan, perlu memerhatikan hal lain. 

"Bagus kalau mau dipindahkan, dan itu keinginan warga. Tapi, warga memberikan tempat enggak?" katanya saat ditemui TribunJabar.id di Cimanggung, Selasa (4/1/2022). 

Jikapun ada tempat untuk pemindahan tempat pembuangan sampah dari depan pasar itu, Asep mengatakan perlu peninjauan dari Camat dan Camat mesti melihat dahulu di mana daerahnya. 

Tetapi yang lebih utama dari sampah itu adalah abainya Pemkab Sumedang, dalam hal ini DLH. 

"Ini berlarut-larut dan Pemkab tidak memperhatikan Cimanggung, tidak memperhatikan wilayah barat Sumedang," ucap Asep. 

Bahkan, semua tentang Sumedang Barat terkesan dibiarkan, dan ini berbanding terbalik dengan pendapatan daerah yang banyak disuplai dari Sumedang Barat. 

"Masa harus teriak terus agar didengar, kan cape," ujarnya. 

"Kembalikan PAD yang disuplai dari Sumedang Barat ke sini dalam bentuk pelayanan yang baik. Itu kan hak kami pula," kata Asep, menambahkan.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved