Komisi Perlindungan Anak Sebut Gadis 14 Tahun di Bandung itu Tak Hanya Korban Rudapaksa, Tapi . . .

Komnas Perlindungan Anak Jabar mengutuk pelaku yang tega memperkosa dan menjual gadis 14 tahun menjadi pekerja seks komersil di Bandung. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabarb / Muhamad Nandri
Lokasi kejadian dugaan rudapaksa gadis 14 tahun di kos-kosan padat penduduk di wilayah Dungus Cariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung. 

Pada 18-22 Desember 2021, korban dibawa oleh ketiga orang tersangka ke daerah Andir Kota Bendung. Di sana, korban dan tersangka tinggal di tempat kost dan korban disuruh melayani tamu lagi. 

"Kurang lebih 11 kali dan untuk kedua tersangka MS dan SV berperan mengantar tamu dan mengoperasikan akun (Michat)," ujar Kombes Aswin Sipayung. 

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Danu Tak Punya Kemeja Kotak-kotak, Bibi Ungkap Rambut Danu Gondrong saat Agustus

Peristiwa tersebut berulang di beberapa tempat dengan kondisi korban yang dicecoki minuman keras. Semua pesanan melalui aplikasi pesan singkat diatur oleh tiga orang tersangka hingga mendapat banyak pelanggan. 

"Hasil uangnya dibagi-bagi oleh tersangka. Ketiganya sudah ditahan. Dua laki-laki yang 18 tahun ditahan rutan satresrkim sejak 23 Desember lalu. Penyidik telah mendampingi korban untuk dilakukan pemeriksaan visum sekaligus memberikan layanan pendampingan psikolog di kantor P2TP2A Kota Bandung. Pelaku lain kami cari," katanya.

Gubernur Minta Dalam Hitungan Hari Pelaku Ditangkap Semua

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meminta Polrestabes Bandung dalam hitungan hari menangkap semua pelaku penculikan dan rudapaksa gadis 14 tahun di Bandung

Dalam kejadian ini, diduga ada 20 pelaku yang terlibat dalam kasus rudapaksa tersebut, sedangkan hingga saat ini, polisi baru menangkap tiga pelaku dan sudah diamankan di Mapolrestabes Bandung.

"Karena masalah ini tak bisa dibiarkan dan saya berharap dalam hitungan hari, kepolisian bisa bertindak dengan cepat," ujar Ridwan Kamil saat ditemui di Kotabaru Parahyangan, Rabu (29/12/2021).

Selain itu, pria yang akrab disapa Emil ini juga berharap jika semua pelaku sudah bisa tertangkap, nantinya bisa segera diadili dan dihukum seberat-beratnya.

"Saya berharap kepolisian secara tegas bisa mengungkap dan menangkap semua komplotan yang melakukan kejahatan yang luar biasa ini," kata Ridwan Kamil.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved