Senin, 4 Mei 2026

Anak Bandung Dibuang di Banyumas

Kabar Terkini Kolonel P Penabrak Sejoli di Nagreg Bandung, Danpuspom TNI AD Katakan Hal Ini

Kemarin, Kolonel P menjalani pemeriksaan kejiwaan. Hal tersebut dikatakan Danpuspom AD.

Tayang:
Editor: taufik ismail
Tribunjateng.com/Istimewa/Pendam XIII Merdeka
Saat Kolonel P dibawa penyidik Polisi Militer di Bandara Sam Ratulangi untuk dibawa ke Jakarta. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kasus tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, kini ditangani oleh Polisi Militer TNI Angkatan Darat.

Pemeriksaan terhadap para tersangka kecelakaan yang merenggut nyawa sejoli Handi Saputra (17) dan Salsabila (14) terus dilakukan.

Berdasarkan pemberitaan Kompas.id, salah satu tersangka, yakni Kolonel P diperiksa kesehatan jiwanya.

”Hari ini ada pemeriksaan kesehatan jiwa,” kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD Letjen TNI Chandra W Sukotjo, dikutip Kompas.id pada Rabu (29/12/2021).

Selain Kolonel P, dua oknum TNI lainnya juga menjadi tersangka kasus ini.

Mereka yakni Kopral Satu DA dan Kopral Dua A.

Kendati demikian, menurut Chandra, baru kolonel P yang diperiksa kesehatan jiwanya.

Menurut dia, tidak semua kasus perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan jiwa.

”Kasus-kasus tertentu saja,” kata Chandra. Kecelakaan di Nagreg terjadi pada Rabu (8/12/2021).

Handi Hariasaputra (17) dan Salsabila (14) tewas ditabrak mobil yang berisi Kolonel P, Kopral Satu DA, dan Kopral Dua A.

Alih-alih dibawa ke rumah sakit, kedua korban justru dibuang ke Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Handi diduga masih hidup saat ditenggelamkan.

Tiga hari kemudian, Sabtu (11/12/2021), jenazah Handi ditemukan di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Banyumas, Jateng.

Sementara itu, Salsabila ditemukan di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Cilacap, Jateng.

Jaraknya 200 kilometer dari lokasi tabrakan.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved