Breaking News:

Wabup Sumedang Akan Panggil Satker Tol Cisumdawu, Selesaikan Masalah Banjir di Jatinangor

Erwan tak mau banjir di Jatinangor yang melanda sejumlah desa terus terulang.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Pengendara mobil maupun sepeda motor menerobos genangan banjir di ruas Jalan Kolonel Ahmad Syam, Kecamatan Jatinangor, Selasa (28/12/2021) petang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan akan memanggil Satuan Kerja (Satker) Tol Cisumdawu dan perusahaan yang mengerjakan pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) terkait banjir di Jatinangor

Beberapa hari lalu, banjir menerjang enam Desa di Jatinangor, yakni Desa Cileles, Desa Cipacing, Desa Cibeusi, Desa Cikeruh, Desa Hegarmanah, Desa Sayang yang airnya diduga berasal dari proyek Tol Cisumdawu.

Air dari proyek itu melimpah ke rumah-rumah warga. 

Erwan mengatakan dalam pemanggilan terhadap Satker Tol Cisumdawu dan PT CKJT, Pemerintah Kabupaten Sumedang mengusahakan agar kedua lembaga itu bekerjasama menyelesaikan persoalan banjir. 

"Sedang diusahakan agar dari Satker dan CKJT bekerjasama untuk menyeleaikan permasalahan itu (banjir), suapaya masyarakat tidak dirugikan," kata Erwan saat ditemui TribunJabar.id pada pelantikan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumedang, di Cimanggung, Rabu (29/12/2021).

Banjir yang sering terjadi di sejumlah daerah, seperti Jatinangor dan Ujung Jaya, diduga akibat proyek pembangunan tol, menurut Erwan sudah sampai juga kepada Kepolisian Resor (Polres) Sumedang.

Polres Sumedang bahkan kini telah mengeluarkan surat perintah penyelidikan untuk menyelidiki siapa yang semestinya bertanggung jawab dalam persoalan banjir itu. 

"Kita sedang selidiki, Kapolres juga sudah mengeluarkan sprint lidik, siapa biang keroknya," ujar Erwan.  

Banjir di Jatinangor yang merendam pemukiman warga dan lahan pertanian menurut Erwan diakibatkan air di sekitar proyek tol tidak memiliki saluran buang.

Seperti juga di Ujung Jaya. Meski kini, persoalan banjir Ujung Jaya telah selesai dengan dibuatnya gorong-gorong pembuangan air. 

"Di Ujung Jaya saat ini sedang diselesaikan dengan gorong-gorong, semoga Jatinangor juga begitu. Satker kami imbau untuk bertangung jawab segera, agar tidak merembet persoalan banjir ini ke daerah lain," kata Erwan.

Baca juga: Sungai Cikeruh Kembali Meluap, Ruas Jalan di Jatinangor Sumedang Tergenang Banjir

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved