Breaking News:

Harga Telur di Tingkat Peternak Terjun Bebas ke Rp 26.500 per Kilogram

Beberapa hari terakhir, ucap Kuswara, harga telur sempat membubung tinggi menyusul banyaknya permintaan telur untuk kebutuhan bansos.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUN JABAR / EKI YULIANTO
Menjelang perayaan hari natal dan tahun baru (Nataru) 2021, harga telur mengalami kenaikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS- Harga telur ayam ras di tingkat peternak di sentra perunggasan rakyat Jabar di Ciamis terjun bebas. Dari Rp 30.000/kg, harga telur anjlok ke angka Rp 26.500/kg.

Meski turun, harga telur di tingkat peternak tersebut masih jauh di atas biaya pokok produksi (BPP/BEP yakni di kisaran Rp 19.000-Rp 20.000/kg.

“Hari ini harga telur sudah turun jadi Rp 26.500/kg. Itu di tingkat peternak. Kemarin di kisaran Rp 30.000/kg,” ujar Kuswara Suwarman, pengelola peternakan Tanjung Mulya Group Panumbangan sekaligus Sekretaris Perkumpulan Peternak Ayam Priangan (P2AP) kepada Tribun Jabar, Senin (27/12/2021).

Penurunan harga telur ayam ras di tingkat peternak tersebut, ucapnya, menyusul mulai sepinya permintaan telur untuk kebutuhan bansos (BPNT). 

“Bansosnya sudah mulai dibagikan. Jadi produksi telur hari ini  kembali untuk pasokan  kebutuhan pasar reguler,” katanya.

Beberapa hari terakhir, ucap Kuswara, harga telur sempat membubung tinggi menyusul banyaknya permintaan telur untuk kebutuhan bansos.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Indramayu Tembus Rp 31 Ribu Per Kilogram, Agen Sebut Ini Alasannya Naik Ekstrem

Pasokan telur untuk pasokan pasar reguler tersedot sehingga harga telur di tingkat eceran naik tajam.

Di tingkat eceran harga telur sampai menembus angka Rp 30.000/kg, dan barangnya pun langka.       

Dengan potensi kandang di 6 lokasi menurut H Kuswara, produksi telur ayam ras yang dikelola Tanjung Mulya Grup mencapai 350 peti per hari, atau sekitar 5,25 ton/hari. Tiap peti berisi 15 kg telur.  

Ratusan peti  telur ayam ras tersebut untuk pasokan rutin ke pasar-pasar lokal di Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Sumedang dan Bandung.

Kuswara memperkirakan, harga telur turun di tingkat eceran menjelang pergantian tahun ini. Kenyataan, Senin (27/12/2021) harga telur di tingkat pasar eceran masih bertahan tinggi.

 “Harga telur hari ini  masih dikisaran Rp 29.000-Rp 30.000/kg,” ujar Dede Yayan, pedagang telur, pakan ayam dan barang kelontong di Pasar Subuh Ciamis kepada Tribun Senin (27/12).

Dede menyebutkan di tingkat agen, harga telur juga masih simpang siur.

“Katanya sudah ada yang turun. Tetapi ketika ditanyakan barangnya (telur) tidak ada. Jadi harga telur di tingkat eceran hari ini masih tetap,” katanya (andri m dani)  
 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved