Breaking News:

Longsor di Sumedang

Empat Bencana Alam Terjadi di Sumedang Sejak Kemarin Hingga Subuh, dari Longsor sampai Pohon Tumbang

Warga diimbau waspada saat musim hujan, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Tebing setinggi 10 meter di Dusun Cilangah, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang longsor, Kamis (23/12/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sejumlah bencana alam terjadi Kabupaten Sumedang, Jawa Barat sejak Rabu (22/12/2021) sore hingga Kamis (23/12/2021) dini hari. 

Menurut Informasi yang diterima TribunJabar.id dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, sebanyak 4 kejadian bencana alam terjadi saat turun hujan. 

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Asep Ramdani, mengatakan, berdasarkan catatan BPBD Sumedang,  sebanyak 4 kejadian bencana alam.

Rinciannya, kata Asep, sebuah tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Pabuaran RT01/01 Desa Sukawening, Kecamatan Ganeas ambruk sekitar pukul 17.30 WIB. 

Kemudian, lanjut Asep, peristiwa pohon tumbang terjadi di Dusun Bojong Gawul, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara pada Kamis (23/12/2021) pukul 02.00 WIB. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian TPT ambruk, namun sebanyak 3 kepala keluarga (KK) terdampak, dan peristiwa pohon tumbang sempat melumpuhkam akses jalan penghubung Sumedang-Subang," kata Asep Ramdani kepada TribunJabar.id di Sumedang

Selain itu, kata Asep, peristiwa bencana tanah longsor terjadi di dua wilayah di Sumedang, yakni di Lingkungan Anjung, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, dan di Dusun Cilangah, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. 

"Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tanah longsor tersebut, namun akses dua jalan tersebut sempat tertutup material longsor, " ujarnya. 

Asep mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati saat musim penghujan tahun ini. 

"Warga diimbau untuk waspada,  terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana, " tuturnya. 

Baca juga: Sumedang Sabet Tiga Penghargaan pada Festival Literasi Digital Jawa Barat 2021

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved