Breaking News:

Harga Telur di Ciamis Terus Membubung, Pasokan Telur Langka Menjelang Pergantian Tahun

Menurutnya, pada awal Desember lalu, harga telur tingkat eceran masih normal di angka Rp 20.000/kg

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID/FIRMAN SURYAMAN
Harga telur ayam ras di Pasar Induk Cikirubuk, Kota Tasikmalaya, kini mencapai Rp 24.000 per kg, Minggu (14/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS– Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, Rabu (22/12/2021), ibu-ibu di Ciamis harus menghadapi kenyataaan yang bisa bikin galau. Harga telur ayam ras di tingkat eceran sudah tembus angka Rp 27.000/kg seperti yang terjadi di Pasar Subuh Ciamis.

“Hari ini harga telur (ayam ras) harga telur sudah Rp 27.000/kg. Memang ada kenaikan,” ujar Dede Iyan, pedagang telur di Pasar Subuh Ciamis, kepada Tribun Jabar, Rabu.

Menurutnya, pada awal Desember lalu, harga telur tingkat eceran masih normal di angka Rp 20.000/kg, sampai pertengah Desember naik jadi Rp 22.000/kg.

Dalam seminggu terakhir naik drastis, awalnya ke angka Rp 24.000/kg kemudian bertengger di angka Rp 27.000/kg.

“Kemarin dan  hari ini sudah Rp 27.000/kg. Di tingkat peternak harga telur kemarin sudah Rp 25.500-Rp 25.800/kg. Tapi barangnya langka,” katanya.

Baca juga: Harga Telur di Tingkat Peternak di Ciamis Terus Jatuh Hingga Rp 18.700/kg

Melejitnya harga telur dalam seminggu terakhir, menurut Dede, terutama karena berkurangnya pasokan telur ke tingkat pasar eceran.

“Telur dari kandang banyak tersedot untuk kebutuhan bansos. Jadi pasokan ke pasar jadi langka,” katanya.

Menurut Dede, agen lebih mengutamakan pasokan untuk kebutuhan bansos karena permintaannya banyak.

“Produksi telur dalam seminggu ini kebanyakan larinya untuk kebutuhan bansos. Agen lebih mementingkan kebutuhan bansos. Bahkan pemasok agen sampai mencari telur sampai ke Tasikmalaya, tapi barangnya nggak dapat,” ujar Dede.

 Beberapa hari ini katanya produksi telur di Ciamis dan Tasikmalaya banyak tersedot untuk kebutuhan bansos. “Mau nggak mau pasokan telur ke pasar makin langka, harga pun naik,” katanya.

Kata Dede, harga telur akan turun kalau kebutuhan telur untuk bansos juga berkurang. (andri m dani)     
 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved