Viral Video Habib Bahar di Garut, Berendam di Jacuzzi dan Pegang Sesuatu di Jari Tangan Kanannya

Beredar video berisi Habib Bahar bin Smith sedang berendam di jacuzzi sambil merokok dan dilayani seorang pria.

Editor: Mega Nugraha
Capture Video
Video viral Habib Bahar Smith yang berendam di Jacuzzi sambil dilayani seorang pria usai bebas dari penjara dibenarkan Kuasa Hukum Bahar, Ichwan Tuankotta. (Sumber: Tangkapan Layar) 

TRIBUNJABAR.ID- Beredar video berisi Habib Bahar bin Smith sedang berendam di jacuzzi sambil merokok dan dilayani seorang pria.

Di video itu, tampak Habib Bahar bin Smith sedang duduk bersandar pada jazuzzi. Jari tangan kanannya memegang sebatang rokok dan menerima sesuatu mirip minuman diserahkan seorang pria plontos.

Di video itu juga tampak Habib Bahar berambut gondrong merah dan ada piring bekas makanan di kirinya.

Salah satu anggota tim kuasa hukum Habib Bahar, Ichwan Tuankotta membenarkan pria di video itu adalah Habib Bahar bin Smith.

Baca juga: Habib Bahar Merespon, Singgung Jenderal Dudung: Saya Biasa Dilaporkan Dari zaman SBY Sampai Sekarang

Menurutnya, video itu direkam sekira November 2021 atau seusai bebas dari Lapas Gunung Sindur.

"Ya benar itu. Itu dibuat di Garut setelah beliau isi ceramah saat satu atau dua minggu bebas," kata Ichwan saat dihubungi, Selasa (21/12/2021).

Menurutnya, saat itu, selepas bebas dari Lapas Gunung Sindur, Habib Bahar mendapat undangan ke Garut.

Kata dia, tidak ada perbuatan dan prilaku yang salah dilakukan Habib Bahar di video tersebut. Malah menurutnya itu wajar.

Habib Bahar bin Smith Dilaporkan ke Polisi

Habib Bahar bin Smith kembali dilaporkan ke polisi terkait dugaan ujaran kebencian mengandung SARA padahal 21 November 2021 baru bebas dari penjara. 

Dalam kasus itu, Habib Bahar divonis bersalah menganiaya sopir taksi online. Dia dihukum 3 bulan. Sebelumnya juga dia pernah dibui terkait kasus penganiayaan pada anak di bawa umur.

Baca juga: Begini Respons Habib Bahar Setelah Kembali Dilaporkan ke Polisi

Laporan terbaru ke polisi terkait Habib Bahar tersebut masuk ke SPKT Polda Metro Jaya pada Jumat (17/12/2021) dan telah teregistrasi dengan nomor LP/B/6354/XII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.

Dalam laporan Bahar dikenakan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 JO Pasal 45A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan atau Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

"Ya benar, ada laporannya. Terkait hal yang bersifat SARA," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Senin (20/12/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved