Breaking News:

Cegah Kasus-kasus Menimpa Pekerja Migran, Jabar Luncurkan Aplikasi JMSC, Apa Itu?

Jabar meluncurkan aplikasi JMSC, mencegah kasus-kasus menimpa pekerja migran.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Disnakertrans Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi, saat menyampaikan sambutan dalam Pelatihan Kerja Mandiri Melalui Mutu Minat Usaha Barbershop di BLK Kabupaten Cirebon, Jalan Pangeran Antasari, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (23/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Jawa Barat yang berniat menjadi pekerja migran di luar negeri kini bisa mengakses informasi secara aman lewat aplikasi Jabar Migrant Service Centre (JSMC).

Melalui aplikasi ini pun, warga bisa mendapat informasi mengenai lowongan pekerjaan dan pelatihan kerja, sedangkan bagi para pekerja migran menjadi kanal informasi serta pengaduan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi, mengatakan JSMC ini juga bisa dimanfaatkan oleh perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) dalam menginformasikan permintaan pekerjaan dari luar negeri.

"Ini tidak hanya secara online, kita akan lakukan kerja sama dengan desa dan kemudian PT Pos untuk membangun pokok JSMC, kita dorong teman-teman purna PMI," ujar Taufik dalam peluncuran JSMC dan Job Fair Online di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (21/12/2021).

Taufik mengatakan hadirnya aplikasi ini bisa menghindari praktek calo pekerja migran ilegal yang kerap menjaring korban di desa-desa.

Diharapkan JSMC bisa memberikan perlindungan kepada warga Jabar yang berminat menjadi pekerja migran.

"Selama ini calo-calo yang merekrut ke kampung-kampung, tak sedikit yang ujung-ujungnya PMI ini dijual, mereka tidak bekerja dan uangnya dipotong langsung jadi selama tiga tahun, empat tahun tidak menerima apa-apa," ucap Taufik.

Bagi pemerintah dari tingkat desa pun, JSMC bisa menjadi cara untuk melakukan pendataan dan pelayanan calon PMI.

Aplikasi ini bisa dibuka di ponsel dengan berbasis Android, sehingga sistemnya jadi mudah. Bagi yang tidak bisa mengakses lewat ponsel bisa ke Kantor Pos atau ke desa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved