Breaking News:

Sering-sering Ukur Berat Badan dan Tinggi Badan Anak, Bisa Deteksi Gangguan Kesehatan Lho

Aspek Pertumbuhan (pertambahan ukuran), yang merupakan aspek fisik, yang meliputi angka berat badan anak, tinggi badan anak, dan lingkar kepala anak.

Editor: Ravianto
shutterstock
illustrasi mengukur berat badan. Aspek Pertumbuhan (pertambahan ukuran), yang merupakan aspek fisik, yang meliputi angka berat badan anak, tinggi badan anak, dan lingkar kepala anak. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sebagai orangtua pasti memiliki kekhawatirkan, jika anak mengalami gangguan kesehatan atau masalah tumbuh kembang anak.

Sebagai salah satu solusi orangtua dapat mengunjungi dokter spesialis anak yang dapat memeriksakan keluhan atau pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, selama 5 tahun terakhir ada beberapa masalah kesehatan anak yang sering terjadi sehingga menjadi fokus utama untuk terus ditangani antara lain; Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), gizi buruk atau malnutrisi dan penyakit menular untuk anak dibawah 5 tahun seperti: Infeksi Saluran
Pernapasan Akut (ISPA), Pneumonia, TB Paru dan Diare.

Spesialis Anak di Klinik Bamed Bintaro,dr. Melisa Lilisari, SpA, MKes, mengatakan, ada dua aspek penting yang harus diperhatikan untuk mengetahui ada tidaknya masalah dalam tumbuh kembang anak.

Aspek Pertumbuhan (pertambahan ukuran), yang merupakan aspek fisik, yang meliputi angka berat badan anak, tinggi badan anak, dan lingkar kepala anak.

Hal ini sangat penting dilakukan rutin setiap bulan terutama pada 2 tahun pertama untuk mendeteksi adanya gangguan pertumbuhan yang menandakan adanya permasalahan nutrisi sedini mungkin, sehingga dapat dilakukan intervensi.

"Caranya adalah dengan memasukkan angka berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala pada grafik pertumbuhan sesuai usia dan jenis kelamin," kata Melisa dalam kegiatan virtual beberapa waktu lalu.

Selain itu adalah aspek Perkembangan, yang menilai tentang peningkatan kemampuan atau kepintaran seorang anak yang dapat dikorelasikan dengan penilaian terhadap maturitas fungsi organ atau kualitas organ anak.

Ada 4 komponen yang harus dinilai apakah anak berkembang sesuai dengan tahapan pencapaian anak seusianya dengan penilaian: motorik kasar, motorik halus, kemampuan komunikasi atau berbicara, sosial dan kemandirian.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved