Dikejar dan Diteriaki, Sopir Mobil Pikap di Pangandaran Nyaris Jadi Korban Perampasan Mobil
Seorang sopir di Pangandaran hampir menjadi korban perampasan mobil dengan modus diduga dikejar dan dikeroyok.
Penulis: Padna | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Seorang sopir di Pangandaran hampir menjadi korban perampasan mobil dengan modus diduga dikejar dan dikeroyok.
Seorang supir ini bernama Muhammad Nusafa Alwi (22) disapa Alwi warga RT 5/1 Dusun Wanayasa, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Baca juga: Sopir Silau karena Cahaya Matahari, Mobil Boks di Pangandaran Terperosok ke Parit
Alwi, hampir menjadi korban perampasan kendaraan saat bersama ibunya bernama Iis Istiharoh (57) hendak pulang dari arah Pangandaran menuju Banjarsari dengan menggunakan mobil pikapnya.
Namun diperjalanan, di jalan raya Kalipucang blok RT 12/3 Dusun Ciliang, Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, mereka diadang oleh segerombolan orang yang tidak dikenal.
Segerombolan ini, berjumlah 3 orang dengan menggunakan 2 kendaraan bermotor. Tanpa basa-basi, mereka memukul korban dengan modus menyalahkan pengendara mobil.
Baca juga: Polisi Ringkus Komplotan Begal yang Beraksi di Kabupaten Bandung, Satu Pelaku Ditembak
Korban menyampaikan, awalnya dipertigaan Pancimas (pertigaan Jawa tengah, Banjar dan Pangandaran), ia dikagetkan ketika di depannya ada kendaraan motor yang akan berbelok tanpa menggunakan sent.
"Terus, mulai dipertigaan Pancimas juga, sekitar jam 11.00 WIB (17/12/2021) ada 3 orang dengan menggunakan 2 kendaraan motor yang mengejar mobil saya tanpa ada alasan yang jelas."
"Saya juga bingung mau apa, padahal ngak punya salah, tapi 2 pemotor itu terus mengejar saya," ujarnya saat ditemui Tribunjabar.id di Mapolsek Kalipucang, Jum'at (17/12/2021) sore.
"Nah, pas ditikungan di daerah Cibuluh, dia (diduga pelaku perampasan) menunjuk-nunjuk dan berbicara kasar. Dan tak lama memberhentikan mobil, oleh satu temannya."
Kemudian, mereka (diduga pelaku perampasan) turun dari motornya dan sempat memukul Alwi hingga beberapa kali.
"Malah, mamah saya yang sedang tidur juga bangun. Dan, saat mau menolong, melindungi saya, malah ikut kepukul," kata Alwi.
Ketika mereka memukul, ungkap Ia, Alwi dan ibunya sama sekali tidak diberi waktu untuk berbicara.
Baca juga: Selamat dari Begal, Korban Alami 87 Jahitan, Ibu korban Ungkap Detik-detik Kejadian
"Mereka terus memukul saya dan ibu saya. Dan yang satu lagi, seperti mau mengambil kunci mobil karena mobil saya langsung dimatikan oleh satu orang itu," katanya.
Namun, kebetulan di lokasi kejadian ada sejumlah warga yang hendak menolong, tiga orang itu berusaha untuk kabur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/alwi-diwawancarai-di-halaman-mapolsek-kalipucang-dan-saat-ibunya-alwi-diantarkan-ke-puskesmas.jpg)