Korban Rupadaksa Sukabumi Berhenti Bekerja, Begini Kondisi Ekonomi yang Dialaminya Sekarang

Kondisi ekonomi keluarga NH (21) korban rupadaksa asal warga Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi kini kondisinya memprihatinkan

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Darajat Arianto
Tribunjabar.id
NH (21), karyawan buruh pabrik yang hamil akibat dirupadaksa oleh pacar dan teman pacarnya secara bergilirian tersebut kini hanya tinggal di rumah dan berhenti kerja. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kondisi ekonomi keluarga NH (21) korban rupadaksa asal warga Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi kini kondisinya memprihatinkan, Kamis (16/12/2021).

Kini jaminan untuk kebutuhan ekonomi sehari-hari keluarga HN mengandalkan orang tuanya yang kerja serabutan ditengah menghadapi masa tuanya.

"Bapak bekerja hanya buruh serabutan. Mugkim kalau ada penghasilan Rp.30 ribu hingga 50 ribu tingginya perhari," ujar NH kepada Tribunjabar.id 

Saat ini HN bersama keluarganya tinggal berukuran 5 X 10 meter yang berdiri diatas tanah milik adiknya itu dihuni 7 jiwa, bibi dan kakeknya pun tinggal di rumah itu. 

"Saya kini tak bisa bantu lagi, dengan kondisi keadaan sekarang. Hanya seadanya saja untuk mencukupi kebutuhan ekonomi sehari," ucapnya.

Kendati dengan kondisi yang saat ini tengah hamil tua, HN tetap tegar dan tetap mensyukurinya.

"Ya syukuri saja. Nanti kalau sudah lahiran insyaallah kembali kerja untuk menghidupi keluarga dan anak," kata NH.

Sebelumnya NH bekerja sebagai buruh pabrik tersebut memposisikan diri sebagai tulang punggung keluarganya, karena orang kedua tuanya sudah tua.

"Saya kerja itu untuk menghidupi keluarga disini (di Kampung), untuk membiayai kebutuhan sehari-hari," ucap NH, saat dihubungi Tribunjabar.id.

Setiap kali gajian, kata NH, selalu pulang ke rumah dan memberikan sebagaian besar hasil keringatnya tersebut kepada orang tuanya.

"Sudah hampir tiga tahun bekerja dengan upah terakhir Rp 2,5 juta. Sebagian besar untuk keluarga," ujarnya. 

Kini dengan kondisi mengandung, NH pada September 2021 kemarin, memutuskan untuk berhenti kerja, karena kondisi kandunganmya sudah membesar.

"Ya berhenti, kan kondisi kandugan saya sudah membesar tidak mungkin tetap kerja," ujar NH.

Pelaku Ditangkap di Rumahnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved