Senin, 1 Juni 2026

Kisah Sukses Bos Persib Umuh Muchtar (2): Duka Mendalam saat Kehilangan si Bungsu yang Dermawan

Sekali di dalam hidupnya yang berlimpah rupiah, Umuh Muchtar pernah juga mengalami murung yang teramat lama.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Umuh Muchtar saat diwawancara TribuJabar.id di kediamannya di Ciluluk, Tanjungsari, Sumedang, Senin (13/12/2021). 

"Mereka itu, kata Agung, adalah anak-anak tukang becak, anak tukang servis payung, kasihan anak-anak itu, Bu," kata Umuh.

Ada juga kejadian teman Agung diberi uang sehari Rp2.000.

Kerika ditanya apa alasannya, Agung menjawab kepada Umuh bahwa temannya bernama A itu adalah seorang yatim.

"Agung meninggal dan saya murung. Bukan saya saja, semua teman-temannya bahkan menangis, tahlilan di Jalan Supratman sampai 7 hari jalan itu diblokir," kata Umuh.

Kini, doa kematian untuk Agung terus digelar setiap hari kesepuluh di bulan Ramadan.

Banyak orang yang masih tetap datang, masih tetap mengenang kebaikan Agung.

Umuh berkisah tentang penjual teh manis botolan yang tiba-tiba menangis di hadapannya.

Penjual teh itu mengatakan bahwa dia tidak menemukan lagi anak muda sebaik Agung, yang ketika dia mesti pulang ke Garut karena istrinya sakit, dia dipermudah oleh Agung.

"Agung itu kepada penjual teh botol ngasih pinjam motor untuk pulang."

"Banyak lah kisah tentang Agung yang menempel di hati saya," kata Umuh. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved