SIMAK! Ini Syarat Melakukan Perjalanan Jarak Jauh Selama Momen Natal dan Tahun Baru

Meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dibatalkan saat momen Natal dan tahun baru, namun bukan berarti masyarakat bebas.

Editor: Giri
Dok. Humas Polres Ciamis
Penyekatan perjalanan darat di jalan nasional jalur selatan via Ciamis di chek point di areal parkir P2B di Cihaurbeuti (perbatasan Ciamis-Tasikmalaya) Selasa (30/11/2021). Ada aturan-aturan yang harus dipatuhi masyarakat saat melakukan perjalanan di momen Natal dan tahun baru. 

TRIBUNJABAR.ID - Meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dibatalkan saat momen Natal dan tahun baru, namun bukan berarti masyarakat bebas.

Ada beberapa penyesuaian aturan yang dilakukan pemerintah.

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Dengan demikian, Inmendagri Nomor 62 tahun 2021 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Inmendagri Nomor 66/2021 mulai berlaku pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Melalui Inmendagri 66/2021, gubernur dan bupati/wali kota diinstruksikan untuk melakukan pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk pekerja migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik nataru.

Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah harus mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Begini Nasib Polisi Pengancam Ibu Muda yang Jadi Korban Rudapaksa Empat Pria Teman Suami

Perjalanan jarak jauh

Satu di antara ketentuan perjalanan jarak jauh saat Natal dan tahun baru, yakni orang yang belum atau tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak bileh melakukan perjalanan.

Simak ketentuan/persyaratan pelaku perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum:

  • Wajib dua kali vaksin dan melakukan rapid test antigen 1 x 24 jam; dan
  • Untuk orang yang belum divaksin dan orang yang tidak bisa divaksin dengan alasan medis, dilarang bepergian jarak jauh.

Syarat perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum secara teknis diatur lebih lanjut oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional.

Jika ada pelaku perjalanan yang ditemukan positif Covid-19, maka harus melakukan:

  • Isolasi mandiri atau isolasi pada tempat yang telah disiapkan pemerintah untuk mencegah adanya penularan. Lamanya isolasi dilakukan sesuai prosedur kesehatan
  • Melakukan tracing
  • Karantina kontak erat.

Surat edaran yang terakhir dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional bernomor 24.

Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 24 Tahun 2021 mengatur tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Masa Pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved