Breaking News:

Guru Rudapaksa Santri

MIRIS Dua Korban Rudapaksa Guru Pesantren Dikeluarkan dari Sekolah, Alasannya karena Punya Bayi

Pasalnya, sudah menjadi korban rudapaksa, dua korban itu pun dikeluarkan dari sekolah karena ketahuan punay bayi.

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Ketua P2TP2A Kabupaten Garut, Diah Kurniasari saat menggelar jumpa pers di Kantor Ketua P2TP2A Kabupaten Garut, Kamis (9/12/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah nasib nahas yang dialami dua korban rudapaksa guru pesantren

Pasalnya, sudah menjadi korban rudapaksa, dua korban itu pun dikeluarkan dari sekolah karena ketahuan punya bayi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Diah Kurniasari Gunawan.

Baca juga: Hancur Hati Orangtua Korban Rudapaksa Guru Pesantren, Langsung Sakit, Sempat Ingin Habisi Pelaku

Dilansir dari Kompas.com, dua dari 11 korban guru pesantren yang didampingi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, sempat masuk sekolah kembali.

Namun, baru seminggu belajar, keduanya dikeluarkan sekolah karena ketahuan punya bayi.

“Sekolah swasta dekat rumahnya, dikeluarkan dengan alasan sudah punya anak,” jelas Diah Kurniasari Gunawan, Ketua P2TP2A Garut kepada wartawan, jumat (10/12/2021) malam di kantor P2TP2A Garut.

Menurut Diah, selama mendampingi para korban, P2TP2A memang berupaya memfasilitasi agar anak bisa bersekolah kembali.

Pada bulan Agustus, ada tiga anak yang siap sekolah dan kemudian dicarikan sekolah. Namun, dua di antaranya dikeluarkan kembali oleh sekolah.

“Tadi saya sudah koordinasi dengan Ibu Gubernur, provinsi siap bantu agar mereka bisa sekolah kembali bagaimana caranya nanti dibahas,” jelas Diah.

Diah melihat, keinginan untuk bisa bersekolah kembali dari anak-anak sangat kuat. Namun, aturan dari sekolah kebanyakan tidak mau menerima karena sudah punya anak.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved