Breaking News:

Atap Ruang Multimedia SMPN 1 Cimaragas Ambruk, Terdengar Suara Gemuruh, Disangka Truk Turunkan Batu

Asep Surur Mulyadi mengatakan ruangan kelas yang ambruk dibangun tahun 2008.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Andri M Dani
Ruang kelas multimedia SMPN 1 Cimaragas, Ciamis, ambruk atapnya saat terjadi angin kencang dan hujan lebat Kamis (9/12) pukul 19.00 malam. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Saat atap ruang kelas multimedia SMPN 1 Cimaragas yang berada di Dusun Cimaragas RT 07/14, Desa/Kecamatan, Cimaragas, Ciamis, ambruk Kamis (9/12/2021) pukul 19.00 malam, Udi Suhdi (73) bersiap-siap untuk menunaikan salat Isya di rumahnya  tak jauh di samping sekolah.

Tiba-tiba Abah Udi yang sudah 30 tahun menjadi penjaga sekolah di SMPN 1 Cimaragas tersebut mendengar suara gemuruh dari arah sekolah.

“Abah kira ada truk yang lagi menurunkan batu. Abah langsung ke sekolah, kata sekuriti ada atap ruangan yang ambruk,” ujar Abah Udi kepada Tribun di lokasi kejadian, Jumat (10/12/2021).

Menurut Abah Udi, ruang kelas yang ambruk atapnya tersebut berada di gedung sebelah atas kompleks SMPN 1 Cimaragas yang berlokasi di sisi Jalan Raya Cimaragas  (Ciamis) - Cineam (Tasikmalaya) tersebut.

“Ruang kelasnya sudah lama dikosongkan, ada sekitar 2 tahun,” katanya.

Selama 30 tahun menjadi penjaga sekolah di SMPN 1 Cimaragas tersebut menurut Abah Udi, baru kali ini ada ruang kelas yang ambruk di SMPN 1 Cimaragas.

“Baru kali ini, sebelumnya belum pernah terjadi. Untung saja kejadiannya malam hari, lagi tidak ada siapa-siapa,” ujar bapak 2 anak, kakek 4 cucu, dan uyut 3 buyut tersebut.   

Ruang kelas multimedia yang atapnya ambruk saat hujan lebat dan angin kencang tersebut disampin jongko kantin tempat Abah Udi sehari-hari berjualan sekaligus menjaga sekolah.

Kepala SMPN 1 Cimaragas, Asep Surur Mulyadi SPd MPd kepada Tribun menyebutkan ruang multimedia yang atapnya ambruk tersebut memang sudah 2 tahun dikosongkan.

“Karena kondisi ruangannya memang sudah mengkhawatirkan. Sejak 2 tahun lalu sudah dikosongkan,” ujar Asep Surur, Jumat.

Ruang multimedia yang ambruk atapnya Kamis malam tersebut, dibangun tahun 2008 sebagai ruang kelas baru dengan dana subsidi dari Dekonsentrasi APBD Prov Jabar sebesar Rp 70 juta.

“Dibangun tahun 2008, sampai sekarang belum pernah direhab,” katanya.

Karena kondisinya sudah mengkawatirkan sejak 2 tahuh lalu, ruang multi media merangkap ruang peralatan olahraga tersebut dikosongkan.

Sebelum direhab sudah keburu ambruk bagian atapnya Kamis malam sekitar pukul 19.00. Atap yang ambruk berkontruksi kerangka kayu.

“Saat kejadian hujan masih turun,” ujar Asep Surur.

Baca juga: Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Satu Ruang Kelas SMPN 1 Cimaragas Ciamis Ambruk

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved