Senin, 4 Mei 2026

Respon Warga Subang Atas Kinerja Polisi Ungkap Pelaku Perampasan Nyawa Amalia dan Tuti

Kasus peraKasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang saat ini masih belum terungkap siapa pelakunya

Tayang:
Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Dwiki MV
Polisi yang mendatangi kembali TKP kasus Subang pada Rabu siang ini. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang saat ini masih belum terungkap siapa pelakunya.

Warga Kabupaten Subang, pun turut mengomentasi atas kasus yang saat ini masih berlarut-larut. Ade Rahmat (57) warga Kecamatan Subang salah satunya.

"Sebelumnya Kapolda Jabar Irjen Suntana menginstruksikan agar kasus di Subang supaya cepat terungkap, jadi itu merupakan tanggung jawab dari Polda Jabar sekarang," ucap Ade kepada TribunJabar di Subang, Kamis (2/12/2021).

Seperti diberitakan, kasus Subang ini ditangani Polda Jabar setelah sebelumnya ditangani Polres Subang.

Baca juga: 58 Calon TKI di Indramayu Kena Tipu, Dijanjikan ke Jerman & Polandia, Harus Setor Puluhan Juta

Menurut Ade, Polres Subang, Polda Jabar, maupun Bareskrim Mabes Polri sudah bekerja secara profesional demi mengungkap kasus yang sudah berjalan lebih dari 100 hari ini.

"Polisi sudah bekerja secara profesional, bahkan melalui ahli forensik Polri yang saat ini masih bekerja keras dan memang terdapat sifatnya yang harus dirahasiakan oleh penyidik," katanya.

Kata dia, warga mendoakan agar polisi secepatnya mengungkap kasus tersebut.

"Kita sebagai masyarakat Kabupaten Subang berharap kasus ini segera terungkap, mendukung dan memotivasi Polisi sebagai penyelidik maupun penyidik segera terungkap, sudah itu saja," ujar Ade.

TKP Kasus Subang Kotor dan Horor

Kasus perampasan nyawa Amalia dan Tuti  ibu dan anak di Subang pada 18 Agustus 2021 belum terungkap. TKP kasus Subang horor dan kotor.

Sejak 18 Agustus 2021 hingga Desember atau 3 bulan lebih, rumah TKP kasus Subang di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak itu tidak ditinggali sehingga kondisinya tak terurus. 

Baca juga: Bang Godeg di Balik Salam dari Majalengka saingan Salam dari Binjai, Begini Awal Mulanya

Pantauan TribunJabar di lapangan pada Rabu (1/12/2021) sore menjelang malam, terlihat rumah yang menjadi saksi bisu dari kematian Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) tersebut sangat kotor.

Bahkan, di saat waktu menjelang malam hari, rumah yang diperkirakan seluas 100 meter persegi beserta halamannya sangat horor.

Bagaimana tidak, di saat malam hari sudah tidak ada pencahayaan sama sekali di area TKP tersebut. Pasalnya lampu listrik sudah padam. Bukan hanya itu, di TKP masih terparkir sedan milik Yoris (34) anak tertua Tuti masih terparkir di halaman.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved