Breaking News:

Pemerintah Larang Bepergian saat Nataru, Survei Tunjukkan 19,9 Juta Warga Ingin Mudik

Survei menunjukkan ada 13,5 persen atau 4,4 juta orang warga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) yang ingin mudik.

Istimewa/tribunnews.com
ILUSTRASI MUDIK - Pos penyekatan mudik lebaran 2021 di perbatasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, jebol oleh ribuan pemudik, Kamis (13/5/2021) dini hari. 

TRIBUNJABAR.ID - Bepergian ke luar kota atau mudik saat libur Natal dan Tahun Baru sudah dilarang oleh pemerintah.

Namun, berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada bulan Oktober 2021 ada sebanyak 19,9 juta warga atau 12,8 persen yang ingin mudik akhir tahun ini.

Survei yang sama menunjukkan, ada 13,5 persen atau 4,4 juta orang warga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) yang ingin mudik.

Baca juga: Ratusan Personel BKO Pilwu Serentak Tiba di Polresta Cirebon Langsung Dites Antigen, Ini Hasilnya

"Masih ada terjadi pergerakan secara 12,8 persen atau kalau di Jabodetabek sebanyak 13,5 persen. Kalau secara nasional ada 19,9 juta, dan Jabodetabek ada 4,4 juta yang ingin mudik," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat rapat dengan Komisi V DPR, Rabu (1/12/2021).

Survei serupa juga dilakukan lagi pada November 2021.

Hasilnya, jika pemerintah membatasi kapasitas dan mengetatkan syarat perjalanan terdapat potensi pergerakan 16 juta orang atau 10 persen pada tingkat nasional meski didominasi wilayah Jawa-Bali.

Kedua, jika pemerintah menerapkan PPKM Level 3 atau Level 4, maka perkiraan potensi pergerakan sebesar 9 persen atau 15 juta orang.

Ketiga, jika ada larangan mudik maka perkiraan pergerakan sebanyak 7 persen atau 10 juta orang.
Sementara, untuk masyarakat Jabodetabek, mereka yang akan mudik jika hanya terdapat pembatasan kapasitas dan pengetatan syarat jumlahnya 12 persen atau 4 juta orang.

"Dan apabila melakukan PPKM level 3 itu 11 persen atau 3,5 juta, apabila kita lakukan pelarangan maka yang pulang masih ada 8 persen sebanyak 2,6 juta," ujar Menhub.

Dari hasil survei tersebut lanjut Menhub menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat mulai muncul untuk tidak bepergian ke luar kota saat akhir tahun.

Baca juga: ASN di Bandung Barat Dilarang Cuti dan Mudik Saat Nataru, namun Tak Ada Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved