Breaking News:

Polisi Meninggal usai Digigit Ular, Ternyata Ular Sudah Dipotong tapi Kepalanya Masih Bisa Menggigit

Polisi yang meninggal setelah digigit ular hijau ekor merah itu adalah Aipda Fathur Rohman, yang bertugas sebagai Kanit Samapta Polsek Garum

Editor: Ravianto
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Dua ekor ular hijau ekor merah atau Trimeresurus insularis ditemukan di Lapangan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Minggu (7/3/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BLITAR - Seorang anggota polisi di Blitar, Jawa Timur meninggal digigit ular hijau ekor merah, Kamis (25/11/2021).

Tiga hari dirawat di rumah sakit, polisi tersebut meninggal dunia.

Polisi yang meninggal digigit ular hijau ekor merah itu adalah Aipda Fathur Rohman, yang bertugas sebagai Kanit Samapta Polsek Garum Polres Blitar.

Peristiwa itu terjadi di Desa Wonorejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Sebelum meninggal, korban sempat menjalani perawatan di RSUD Srengat dan RS Bhanyangkara Kediri selama sekira tiga hari.

"Korban meninggal di RS Bhayangkara Kediri pada Minggu (28/11/2021) pukul 22.00 WIB, dan dimakamkan hari ini di Desa Wonorejo, Srengat," kata Kapolsek Srengat Polres Blitar Kota, AKP Yusuf saat dikonfirmasi Surya, Senin (29/11/2021).

Menurut Yusuf, korban digigit ular hijau ekor merah yang memiliki bisa mematikan.

"Digigit di bagian lengan kanan. Memang sulit dikendalikan kalau di lengan dan cepat menyebar ke organ tubuh lain termasuk jantung," terangnya.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (26/11/2021).

Saat itu, korban tengah membersihkan kandang di belakang rumahnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved