Breaking News:

Gubernur Jabar Minta Alumni Perguruan Tinggi di Jabar Bangun Ekonomi dan Sumber Daya Manusia

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta peran perguruan tinggi di Jabar melalui  alumninya, agar berperan dalam pembangunan ekonomi sumber daya manusia

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Cipta Permana
Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil berikan sambutan dalam kegiatan pelantikan dewan pengurus pusat Ikatan Alumni Universitas Katolik Parahyangan (IKA Unpar), di Auditorium PPAG Kampus Unpar, Kota Bandung, Minggu (28/11/2021) / Cipta Permana. 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta peran perguruan tinggi di Jabar melalui  alumninya, agar berperan dalam pembangunan ekonomi sumber daya manusia (SDM) bangsa Indonesia.

"Hadirnya kealumnian itu penting sekali. Karena setiap angkatan memiliki dua tipe alumni, satu alumni yang memiliki proaktif atau inisiatif untuk melakukan sesuatu, dan tipe kedua adalah alumni yang harus selalu di ajak untuk melakukan sesuatu," ujarnya dalam pidato acara pelantikan dewan pengurus pusat Ikatan Alumni Universitas Katolik Parahyangan (IKA Unpar), di Auditorium PPAG Kampus Unpar, Kota Bandung, Minggu (28/11/2021).

Sehingga, dengan hadirnya keorganisasian alumni ini, dapat menghimpun setiap karakter dengan kelebihan masing - masing alumni untuk menjadi kekuatan yang luar biasa. 

Sebab, pada saat lulus, para alumni dengan modal ilmu, kompetensinya, dan bidang karir masing-masing, merupakan sumberdaya manusia yang hebat dan berkualitas.

Baca juga: Teknologi Memungkinkan Para Milenial Beternak Sapi Tanpa Punya Lahan dan Pakan, Begini Caranya

Dalam kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Ikatan Alumni ITB dan Unpad tersebut, Kang Emil menjelaskan tentang konsep kolaborasi pentahelix.

Di mana ada berbagai peran sektor-sektor lain dalam pembangunan yang tidak hanya mengandalkan pemerintah. Termasuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

"Konteksnya adalah Indonesia ini adalah negeri yang indah, namun banyak masalah yang tidak bisa dihindari, tapi bisa disiasati, salah satunya terkait persoalan kebencanaan. Nah masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya mengandalkan upaya dan peran pemerintah. Dalam teori kolaborasi ada yang disebut sebagai Pentahelix yang saling terintegrasi dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan sebuah bangsa," ucapnya.

Kolaborasi Pentahelix tersebut yaitu, pemerintah, akademisi, badan atau pelaku Usaha, masyarakat atau komunitas, dan media yang saling berbagi, menginspirasi, dan bersinergi satu sama lain.

Baca juga: Tak Terima Mayang dan Chika Dituding Aji Mumpung, Doddy Ayah Vanessa Angel: Mereka Punya Skill

"Jadi kalau hanya ada peran pemerintah saja dalam menangani persoalan, itu baru 1/5, lalu di tambah dengan peran akademisi itu 2/5, digabung lagi dengan pelaku usaha atau bisnis, itu 3/5, ditambah peran serta masyarakat jadi 4/5, dan bergabungnya peran media jadi utuh 5/5," ujarnya.

Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Ketua Umum IKA Unpar, Ivan P. Sadik (jas coklat), Ketua Umum IKA ITB, Gembong Primadjaja (kemeja batik) dan Ketua Umum IKA Unpad, Herawati Hermawan berikan tanda siap bersinergi dan berkolaborasi di Kampus Unpar, Minggu (28/11/2021) / Cipta Permana.
--
Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Ketua Umum IKA Unpar, Ivan P. Sadik (jas coklat), Ketua Umum IKA ITB, Gembong Primadjaja (kemeja batik) dan Ketua Umum IKA Unpad, Herawati Hermawan berikan tanda siap bersinergi dan berkolaborasi di Kampus Unpar, Minggu (28/11/2021) / Cipta Permana. -- (Tribun Jabar / Cipta Permana)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved