Breaking News:

Saber Pungli Jabar Temukan Dugaan Penyelewengan BPNT di Bogor, Kades Minta Duit ke KPM dan E-Warong

Oknum kades itu bahkan memindahkan proses pencairan BPNT ke kantor desa.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar
Ilustrasi pungli. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang oknum kepala desa di Kabupaten Bogor diduga melakukan pungutan bantuan pangan non tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial (Bansos). 

Informasi tersebut datang dari laporan masyarakat kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Jawa Barat. 

Ketua Tim Tindak 2, Satgas Saber Pungli Jabar, AKBP Zul Azmi kemudian melakukan penindakan terkait laporan adanya dugaan penyelewengan BPNT di Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor

"Tim tindak 2 melakukan penindakan terkait adanya dugaan pembagian bansos BPNT yang tidak sesuai dengan peraturan dan adanya oknum kades yang meminta uang kepada E-Warong," ujar Zul Azmi dalam keterangannya, Jumat (26/11/2021). 

Dikatakan Zul Azmi, ada 10 orang yang dimintai keterangan terkait dugaan penyelewengan BPNT.

Berdasarkan hasil interogasi, tim menemukan kebenaran atas dugaan praktik tersebut. 

Menurutnya, Kades yang dilaporan berinisial R itu memberikan arahan agar penyaluran bansos BPNT dilakukan di kantor desa, bukan di E-Warong sesuai dengan ketentuan.

Bahkan, mesin EDC sebuah bank milik E-Warong pun dipindahkan ke tempat penyaluran di kantor desa. 

Di desa tersebut, total ada 315 keluarga penerima manfaat (KPM) untuk BPNT reguler dan 843 KPM untuk BPNT perluasan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved