Breaking News:

Penangkapan Tersangka Pinjol Ilegal oleh Ditreskrimsus Polda Jabar Dinyatakan Sah

Gugatan praperadilan yang diajukan Amira Zahra (AZ), salah satu tersangka kasus pinjol ilegal ditolak hakim Pengadilan Negeri Bandung.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Sidang gugatan praperadilan kasus pinjol ilegal di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (22/11/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdulrahman

TRIBUNJBAR.ID, BANDUNG - Gugatan praperadilan yang diajukan Amira Zahra (AZ), salah satu tersangka kasus pinjol ilegal ditolak hakim Pengadilan Negeri Bandung.

Putusan menolak gugatan praperadilan AZ dibacakan Yuli, hakim tunggal dalam perkara ini di PN Bandung, Jalan LLRE. Martadinata Bandung, Senin (22/11/2021).

"Menolak permohonan praperadilan untuk seluruhnya," ujar Yuli, dalam amar putusannya.

Baca juga: Amalia Kasus Subang Sempat Tulis Status WhatsApp Bernada Sindiran hingga Pengakuan Danu

Pemohon dalam hal ini AZ dan kuasa hukumnya, dinilai Hakim tidak dapat membuktikan dalil yang diajukan dalam praperadilan.

Berbeda dengan termohon yakni Ditreskrimsus Polda Jabar yang dianggap dapat membuktikan dalil-dalil dalam jawabannya.

Hakim menilai proses penggeledahan, penangkapan, penyitaan dan penetapan tersangka oleh Polda Jabar sudah sesuai prosedur hukum seperti yang dimaksud dalam KUHP dan putusan Mahkamah Konstitusi.

Baca juga: SOSOK AL, Suami Sadis yang Tega Siram Air Keras pada Istrinya di Cianjur, Selalu Berkupluk

Sebelumnya, kuasa hukum Amira Zahra (AZ), mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Bandung, atas penetapan sebagai salah satu tersangka kasus pinjaman online (pinjol) ilegal oleh Polda Jabar.

Ada beberapa hal yang ingin diuji oleh pemohon dari termohon. Pertama, masalah penggeledahan, penyitaan, penangkapan, penetapan tersangka dan penahanan.

"Lima poin itu yang ingin kami uji dalam praperadilan ini, terutama yang kami persoalkan itu kegiatan penyidik membawa paksa pemohon, dalam hal ini Amira Zahra, dibawa dari Yogyakarta bersama 86 orang lainnya itu ke Polda Jabar," ujar Fahmi Nugroho, kuasa hukum AZ, di PN Bandung Jalan LLRE Martadinata Bandung, Senin (8/11/2021).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved