Breaking News:

Tumpukan Sampah Hantui Jalan Protokol Kawasan Cipanas, Banyak Warga Masih Buang Sampah Sembarangan

Cipanas yang terkenal dengan kawasan wisata masih dibingungkan dengan permasalahan sampah. Banyak warga yang minim kesadaran dalam membuang sampah

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Aktivis lingkungan Cipanas, Dede Iksan saat melakukan penanganan sampah di wilayah Cipanas 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Aktivis lingkungan asal Cipanas, Kabupaten Cianjur, Dede Ikhsan, mengatakan Cipanas yang terkenal dengan kawasan wisata masih dibingungkan dengan permasalahan sampah.

Ia mengatakan, masih banyak warga yang minim kesadaran dalam membuang sampah

Hal tersebut terlihat dengan maraknya tumpukan sampah yang berada di Jalur Protokol Cipanas, bahkan tak sedikit yang sengaja membuang ke tebing lembah sadulur, (Cisarua) Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas.

Baca juga: Jam Operasional TPA Sarimukti Belum Diterapkan, Begini Kondisi Pembuangan Sampah dari Bandung Raya

"Jujur, saya sebagai pemerhati lingkungan khususnya di Cipanas masih banyak masyarakat yang minim kesadarannya dalam membuang sampah," kata Dede, Jumat (12/11/2021).

Dede mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi tugas bagi para pemangku kebijakan mulai dari tingkat pemerintahan desa hingga daerah.

"Kalau penanganan sampah yang saat ini di Cipanas juga Pacet dilakukan dengan serius, usaha tersebut akan sia-sia jika masyarakatnya masih ada yang tidak peduli akan lingkungan," kata Dede.

Ia mengatakan, jika sosialisasi dilakukan hanya sebatas formalitas dengan tidak menyiapkan sarana dan prasarana bagi masyarakat hal tersebut akan percuma. Memperbanyak tong sampah akan menjadi soluso, sehingga tidak lagi ada kejadian warga buang sampah di sembarang tempat.

"Mungkin saja warga kebingungan dengan tidak adanya fasilitas tempat buang sampah, sehingga sambil lewat bawa sampah lalu dibuangnya sembarang tempat," katanya.

Menurutnya, tak sedikit tumpukan sampah saat ini berceceran di bantaran sungai atau daerah aliran sungai (DAS).

Baca juga: TPA Sarimukti Tutup di Akhir Pekan? Warga Bandung Akan Diminta Tak Buang Sampah Pada Hari-hari Ini

"Dampaknya sangat jelas, selain mencemari lingkungan, sampah-sampah plastik khususnya akan sangat lama untuk menjadi hancur," ujarnya.

Dede mengatakan, untuk menuntaskan permasalahan sampah tentunya tidak bisa mengandalkan petugas. Melainkan harus ada kemauan dari masing-masing individu, karena setiap orang yang bernyawa tentunya akan menghasilkan sampah.

"Setiap orang hidup, pastinya akan menghasilkan sampah, baik itu bekas kemasan makanan, rokok, dan atau sampah-sampah rumahan, industri dan lain sebagainya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved