Dua Hari Berturut-turut Danu Kasus Subang Diperiksa, Polisi Belum Bisa Ungkap, 100 Persen Bungkam
Dua hari berturut-turut Danu (21) saksi kunci kasus perampasan nyawa Amalia dan ibunya, Tuti di Subang diperiksa polisi di Polres Subang.
Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Mega Nugraha
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Dua hari berturut-turut Danu (21) saksi kunci kasus perampasan nyawa Amalia dan ibunya, Tuti di Subang diperiksa polisi di Polres Subang.
Danu sendiri merupakan keponakan dari Tuti yang dihabisi sampai mati pada 18 Agustus 2021 bersama anaknya, Amalia Mustika Ratu.
Kemarin, Kamis (28/10/2021), Danu diperiksa 8 jam di Polres Subang. Penyidik Polda Jabar dan Bareskrim Polri turut memeriksa.
Jumat (29/10/2021), saksi kunci kasus Subang itu kembali diperiksa. Pantauan Tribun sampai dengan 19.30 WIB Danu masih diperiksa di Satreskrim Polres Subang.
Baca juga: 8 Jam Danu Kasus Subang Diperiksa Polisi dari Polda Jabar hingga Bareskrim, Ini yang Ditanyakan
Sementara itu, Danu datang ke Satreskrim Polres Subang didampingi langsung oleh tim kuasa hukumnya. Danu sendiri datang ke Polres Subang siang tadi sekira pukul 13.00.
Sebelumnya, pada pemeriksaan Kamis (28/10/2021) kemarin Bareskrim Mabes Polri, Anggota BIN, Polda Jabar serta Forensik Polri turut hadir dalam di Polres Subang.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus perampasan nyawa yang sudah menjadi sorotan publik ini. Sudah berjalan hari ke-73 kasus tersebut, pelaku masih belum ditangkap oleh pihak kepolisian.
Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Ungkap Pelaku
Kuasa hukum Yosef (55) kasus Subang berharap polisi segera mengungkap kasus perampasan nyawa Amalia (24) dan ibunya, Tuti di Subang untuk hindari konflik keluarga.
Rohman Hidayat kuasa hukum Yosef mengatakan, Yosef ingin kembali menjalin hubungan yang lebih baik dengan anaknya Yoris (34). Yoris sendiri merupakan saksi kasus perampasan nyawa Amalia dan Tuti pada 18 Agustus 2021.
"Yah setelah perjalanan penyidikan yang cukup panjang, tentunya mempengaruhi hubungan dari Pak Yosef bersama anaknya Yoris, terlebih sampai dengan saat ini belum ada penetapan tersangka," ucap Rohman Hidayat kepada Tribun di Subang, Rabu (27/10/2021).
Sejauh ini, menurutnya, Yosef dan Yoris masih sulit untuk bisa berkomunikasi dengan baik. Maka dari itu, agar tidak terus berlarut-larut kuasa hukum berharap agar siapapun pelakunya untuk segera diumumkan.
"Kita tahu proses penyelidikan yang berkepanjangan menambah konflik tajam antara Yosef dengan Yoris anaknya yang saling tuding, saling menuduh begitu kan," katanya.
Meski begitu, dia berharap Yosef dan Yoris sebagai ayah dan anak kembali akur serta menghilangkan prasangka buruk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suasana-dari-luar-ruangan-satreskrim-polres-subang-2110.jpg)