Timbul Konflik Keluarga, Kuasa Hukum Yosef Kasus Subang Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku
Kuasa hukum Yosef (55) berharap polisi segera mengungkap kasus perampasan nyawa Amalia (24) dan ibunya, Tuti di Subang untuk hindari konflik keluarga.
Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Mega Nugraha
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kuasa hukum Yosef (55) berharap polisi segera mengungkap kasus perampasan nyawa Amalia (24) dan ibunya, Tuti di Subang untuk hindari konflik keluarga.
Rohman Hidayat kuasa hukum Yosef mengatakan, Yosef ingin kembali menjalin hubungan yang lebih baik dengan anaknya Yoris (34). Yoris sendiri merupakan saksi kasus perampasan nyawa Amalia dan Tuti pada 18 Agustus 2021.
"Yah setelah perjalanan penyidikan yang cukup panjang, tentunya mempengaruhi hubungan dari Pak Yosef bersama anaknya Yoris, terlebih sampai dengan saat ini belum ada penetapan tersangka," ucap Rohman Hidayat kepada Tribun di Subang, Rabu (27/10/2021).
Baca juga: UPDATE Kasus Subang: Kabar Istri Muda Yosef Tak Terdengar, Kuasa Hukum Sebut Kondisi Psikologisnya.
Sejauh ini, menurutnya, Yosef dan Yoris masih sulit untuk bisa berkomunikasi dengan baik. Maka dari itu, agar tidak terus berlarut-larut kuasa hukum berharap agar siapapun pelakunya untuk segera diumumkan.
"Kita tahu proses penyelidikan yang berkepanjangan menambah konflik tajam antara Yosef dengan Yoris anaknya yang saling tuding, saling menuduh begitu kan," katanya.
Meski begitu, dia berharap Yosef dan Yoris sebagai ayah dan anak kembali akur serta menghilangkan prasangka buruk.
"Besar harapan kami, kondisi Pak Yosef baik kondisi Yoris baik sehingga hubungan keluarga mereka kembali baik, tapi dengan berlarut-larutnya kasus ini tentunya sulit ke arah kebaikan, malah memperpanjang saling kecurigaan," Rohman menambahkan.
Hingga dua bulan lebih kasus ini belum terungkap. Namun, Polres Subang dibantu Polda Jabar dan Bareskrim Polri masih bekerja mengungkap kasus ini.
Baca juga: Hari Ke-70 Kasus Subang Belum Terungkap, Warga Geregetan Ingin Tahu Pelakunya, Ada Konflik Keluarga?
Selama polisi bekerja dan belum berhasil mengungkap pelaku, saling tuding di pihak keluarga pun tidak bisa dihindarkan.
Adik Kandung Yosef Membela
Mulyana, adik kandung Yosef menceritakan bahwa pada 18 Agustus 2021 atau pada hari kejadian, Yosef tidak ke mana-mana. Mulyana bahkan mengaku Yosef selalu bersama-sama dengannya.
Namun, ia mendengar pemberitaan di luar hubungan Yosef dan anaknya Yoris justru diartikan pecah.
Sebagai keluarga terutama adik Yosef, Mulyana mengaku tidak menerima.
“Yang saya khawatirkan seperti itu, pemberitaan di luar bahwa terjadi pro kontra anak dan bapak, jujur saya gak menerima,” ujar Mulyana.