Breaking News:

Kasus Polisi Tembak Polisi Hingga Mati Karena Cemburu, Bripka Mn Terancam Hukuman Mati

Briptu Hairul Tamimi (26) mati ditembak Bripka Mn, rekannya sesama anggota Polri di Polda NTB.

Editor: Mega Nugraha
Ilustrasi penembakan 

TRIBUNJABAR.ID- Briptu Hairul Tamimi (26) mati ditembak Bripka Mn, rekannya sesama anggota Polri di Polda NTB.

Saat ini, Bripka Mn ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Propam Polda NTB.

Dalam pemeriksaan polisi pada Bripka MN, terungkap bahwa Bripka MN nekat habisi nyawa juniornya itu karena diduga cemburu Briptu Hairul Tamimi kerap berkirim pesan dengan istri Bripka Mn.

Peristiwa penembakan itu terjadiu di Kelurahan Denggen Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, Senin (25/10/2021).

"Saat ini indikasinya karena pelaku cemburu buta, korban ini sering chatting dengan istri pelaku sehingga yang bersangkutan cemburu buta. Kemudian pelaku menembak korban ini menggunakan senjata api organik," kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Artanto dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Untuk membuktikan itu, polisi kemudian menyita ponsel istri Bripka Mn untuk mengecek isi komunikasi korban dengan istri Bripka Mn.

Hanya saja, polisi belum mengungkap detail isi pesan antara korban dengan istri Bripka Mn.

Baca juga: Timbul Konflik Keluarga, Kuasa Hukum Yosef Kasus Subang Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku

"Kita harus buktikan, kita sudah menyita HP pelaku, HP korban, dan HP istrinya (pelaku), kita melakukan sinkronisasi data. Apa sih konektivitas antara korban, pelaku, dengan istrinya," ungkap Kombes Pol Artanto.

Terkait soal perselingkuhan, polisi belum mau membeberkannya. Hal tersebut masih dalam pendalaman tim penyidik.

Namun diungkap Kombes Artanto, belum ada bukti yang mengarah ke dugaan perselingkuhan. Hingga kini hanya ada bukti bahwa pelaku cemburu karena istrinya sering chatting dengan korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved