Tuduhan Selingkuh Berujung Maut, Dua Kakek Adu Mulut Setelah Menenggak Ciu
Cerita asmara membuat persahabatan dua kakek di Klaten jadi terputus. Semuanya berawal dari tuduhan selingkuh dengan istri sahabatnya sendiri.
Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Abdillah, mengatakan saat ini pelaku telah menyerahkan diri ke polisi.
"Jadi setelah melakukan penganiayaan dan tahu korbannya meninggal tersangka ini ke rumah saksi S selaku ketua RW untuk menyerahkan diri ke Polsek Jogonalan," ujar Abdillah.
Abdillah menjelaskan bahwa peristiwa maut ini bermotif sakit hati.
Dia menuturkan pelaku tidak terima dituduh berselingkuh dengan istri korban.
"Saat korban mendatangi rumah pelaku terjadilah cekcok yang berlanjut dengan pembacokan," kata Abdillah.
Hasil pemeriksaan diketahui juga bahwa saat peristiwa pembacokan. Pelaku ini tengah dalam pengaruh minuman keras.
"Atas perbuatannya pelaku terancam pasal 338 KUHP atau 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya. (tribun network/thf/TribunSolo.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Minum Ciu Berujung Maut, Kakek di Klaten Bunuh Sahabat dengan Pedang, Lalu Serahkan Diri ke Polisi, https://www.tribunnews.com/regional/2021/10/25/minum-ciu-berujung-maut-kakek-di-klaten-bunuh-sahabat-dengan-pedang-lalu-serahkan-diri-ke-polisi?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat_20180410_085248.jpg)