Penemuan Mayat di Subang
Yoris Bocorkan Percakapan dengan Yosef, Suami Tuti Menangis hingga Ungkap Pengakuan, Petunjuk Baru?
Belakangan Yoris membocorkan bagaimana komunikasi percakapan dengan sang ayah, Yosef. Terungkap, Yosef menangis menjelaskan posisi dirinya tersudut
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Ravianto
Bahkan Yoris pun menegaskan bahwa dirinya tak marah kepadanya.
Belum sampai di sana, Yosef pun menjelaskan dirinya sakit hati karena keluarga Tuti yang seolah menyudutkan dan menaruh curiga padanya
Kemudian Yosef menyinggung besarnya rasa sayang pada Yoris yang telah ia besarkan penuh dengan kasih sayang.
Yoris pun menerangkan soal keterangannya kepada polisi karena murni berdasarkan apa yang ia alami.
Anak Tuti itu juga mempertegas dirinya tak menuduh ayahnya tersebut.
Tak dipungkiri, Yoris pun mengatakan bahwa saat ini Yosef lah satu-satunya orangtua yang ia miliki, setelah ibunya Tuti tiada yang dirampas nyawanya tersebut bersama sang adik, Amalia.
Baca juga: Yoris dan Danu Kasus Subang Resmi Pakai Jasa Pengacara, Langsung Cek TKP dan Tanyai Saksi
Kemudian Yosef pun berkeluh kesah meluapkan perasaanya bahwa selama ini dirinya tak bisa melakukan apapun.
“Papah teh, kaditu kadie susah, teu bisa nanaon (Papah sekarang ke sana ke mari susah, tak bisa berbuat apa-apa),”ungkap Yosef.
Mendengar keluh kesah sang ayah tersebut, sementara Yoris hanya bisa mengobati agar sang ayah tak menangis.

Lantas, Yosef kembali mengungkapkan merasa heran ada banyak pihak yang mengadu dombakan dirinya dan sang anak.
Sementara itu Yoris kembali menerangkan selama ini apa yang ia sampaikan di media sesuai dengan BAP kepada polisi.
Namun, Yoris tak memungkiri apa yang disampaikan di media kerap terjadi simpang siur hingga menimbulkan opini di kalangan masyarakat.
Lantas, Yosef kembali menceritakan selama hidup dirinya tak pernah bertindak memukul kepada anaknya, termasuk kepada sang istri Tuti dan anaknya Amalia.
“Iraha papah pernah keras, nyabok ka Aa, can pernah kan, ka mamah can pernah mesingkeun keur kumaha oge can pernah neggeul keur kukumaha oge, matakna ngadenge kitu teh duh papah teh, asa dicabut nyawa,”
“Kapan papah pernah melakukan kekerasan, kan belum bernah, ke mamah belum pernah walaupun dalam keadaan apapun, setelah mendengar kabar itu, duuh, papah merasa seperti dicabut nyawa,” ungkap Yosef.