Breaking News:

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Minta Bank Konvensional Segesit Pinjol, Tapi Dzalimnya Jangan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta bank-bank daerah lebih gesit memberikan solusi keuangan kepada masyarakat, jangan kalah dengan layanan pinjol

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (kiri) bertemu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir (kanan) serta Dirut PT PP dan PT Angkasa Pura di Gedung Pakuan Bandung, Sabtu (9/10/2021). (Dok. Biro Adpim Jabar) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta bank-bank daerah lebih gesit memberikan solusi keuangan kepada masyarakat, jangan sampai kalah dengan layanan pinjaman online (pinjol).

Ia mengatakan pinjol ilegal pun kian meresahkan masyarakat dan harus segera ditangani.

"Makanya kalau mau memberantas rentenir, pinjol ilegal juga kan rentenir pada dasarnya, tapi online. Bank tradisional atau konvensional harus segesit pinjol ilegal tapi tidak sezalim mereka dalam adminstrasi dan penagihannya," kata Ridwan Kamil di Hotel Horison Bandung, Selasa (19/10).

Ia akan membuat konsep market pinjol yang sudah banyak ini dengan memudahkan dan membantu kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Penagih Utang Pinjol Sebarkan Konten Asusila pada Korbannya, Akhirnya Ditangkap Polisi

"Kita ini sudah banyak solusinya. Masyarakat bisa contoh bank BJB punya Kredit Mesra, tanpa bunga. Syaratnya berbasis rumah ibadah, kalau dia kristen ke gereja, kalau dia muslim ke masjid," katanya.

Sehingga Pemprov Jabar, katanya, ada program yang membuat warganya jadi ahli ibadah, tapi juga sekaligus terbantu keuangannya.

"Kita juga ada pinjaman di KUR yang bunganya rendah sehingga harus dua arah masyarakat gunakan pinjaman dari lembaga keuangan yang terpercaya, saya juga memotivasi bank daerah," katanya.

Ia mengatakan kenapa masih banyak masyarakat yang mengakses pinjol, karena banyak kemudahannya. Hal inilah yang harus ditiru bank dengan cara yang lebih baik.

"Yang sudah dilakukan dengan ada penegakan hukum saya senang, minimal diberhentikan fenomena ini kemudian digantikan kemudahan-kemudahan  sistem perbankan yang konvensional," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved