Breaking News:

Cegah Anemia FK Unjani Gelar Pemeriksaan, Edukasi dan Pemberian Tablet FE Gratis Bagi Ratusan Lansia

Fakultas Kedokteran Unjani gelar kegiatan pengabdian masyarakat, berupa skrining pemeriksaan Hemoglobin, edukasi terkait makanan bergizi dan seimbang

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/CIPTA PERMANA
Fakultas Kedokteran Unjani melaksanakan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021). 

Laporkan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Fakultas Kedokteran Unjani gelar kegiatan pengabdian masyarakat, berupa skrining pemeriksaan Hemoglobin, edukasi terkait makanan bergizi dan seimbang, serta pemberian tablet FE (zat besi) bagi 200 lansia yang memiliki riwayat gangguan kesehatan anemia.

Penanggung jawab kegiatan pengabdian masyarakat FK Unjani, dr. Dinar Mutiara mengatakan, anemia merupakan penyakit kronis yang lebih rentan menyerang para lansia, dimana terjadi penurunan fungsi dan kemampuan tubuh, termasuk memproduksi sel darah merah seiring bertambahnya usia.
 

Bahkan, 25 persen atau 3 dari 10 lansia di Indonesia berisiko mengalami anemia.

Pada lansia, anemia disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kekurangan zat besi, vitamin B12 dan folat, karena kurangnya asupan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. 

"Pada usia 60 tahun ke atas atau usia lansia, biasanya seseorang mulai agak sulit untuk dapat menjaga komposisi asupan makanannya yang sesuai, terutama pada jenis makanan yang mengandung zat besi, seperti sayur-sayuran berwarna hijau. Alasan dari para lansia, yaitu ada kekhawatiran bila nanti mengalami pegal-pegal atau rematik bila mengkonsumsi sayuran hijau," ujarnya saat ditemui di lokasi pengabdian masyarakat, Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021). 

Fakultas Kedokteran Unjani melaksanakan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021).
Fakultas Kedokteran Unjani melaksanakan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021). (TRIBUNJABAR.ID/CIPTA PERMANA)

Dr. Dinar menuturkan, selain para lansia, kedepan target peserta dari program pengabdian masyarakat ini pun akan menyasar remaja putri dengan rentang usia 13-18 tahun. Hal ini disebabkan pada usia tersebut, merupakan masa produktif bagi remaja putri, dengan siklus menstruasi yang lebih sering, sehingga anemia berpotensi terjadi.

"Di samping skrining dan pemberian tablet zat besi, dalam kegiatan ini kami pun turut mengedukasi para lansia yang mengalami anemia dan yang tidak, sebagai upaya pencegahan. Oleh karena itu, materi edukasi diantaranya, terkait konsumsi makanan yang tinggi zat besi dan protein," ucapnya.

Ia menambahkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung hanya satu hari, dengan para petugas pelaksana yang terdiri dari empat dosen dan empat mahasiswa FK Unjani.

dr. Dinar berharap, melalui program ini, semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mampu menurunkan tingkat resiko anemia bagi lansia di Indonesia. 

Fakultas Kedokteran Unjani melaksanakan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021).
Fakultas Kedokteran Unjani melaksanakan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021). (TRIBUNJABAR.ID/CIPTA PERMANA)

"Mudah-mudahan, apa yang kami lakukan dapat membantu kualitas hidup para lansia yang sangat rentan mengalami anemia. Sebab, dampak dari anemia ini dapat mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari, seperti menurunkan kemampuan kognitif dan cara berpikir dari para penderitanya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved