Agar Majalengka Kembali ke PPKM Level 2, Ini Permintaan Bupati ke Warga

Bupati Majalengka meminta kepada warganya untuk terus mentaati protokol kesehatan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
TRIBUNCIREBON.COM/EKI YULIANTO
Bupati Majalengka, Karna Sobahi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M agar tak tertular Covid-19.

Masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera mendatangi puskesmas terdekat yang ada di Majalengka.  

"Prokes 5M tersebut yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi," ujar Karna kepada Tribun, Jumat (15/10/2021).

Karna meminta, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa termasuk pengurus RT/RW agar tidak pernah lelah dalam menyosialisasikan akan pentingnya penerapan prokes sebagai langkah pencegahan sekaligus mengurangi laju penyebaran Covid-19.

"Yang terpenting taati aturan pemerintah, taati prokes. Warga harus sadar, sehingga tidak tertular Covid-19," ucapnya.

Bupati Karna juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran wabah  Covid-19 meski berdasarkan data di lapangan saat ini memang kasusnya terus menurun.

Namun masyarakat Majalengka jangan lalai terhadap prokes.

"Disiplin prokes merupakan langkah yang harus dipatuhi untuk mencegah penularan wabah  Covid-19 yang saat ini masih terjadi di Kabupaten Majalengka," jelas dia.

Jika masyarakat abai terhadap protokol kesehatan dan banyak yang belum divaksinasi, dia khawatir kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Karna juga berharap masyarakat Majalengka secepatnya divaksinasi agar terwujud kekebalan kelompok sehingga pandemi Covid-19 secepatnya berakhir dan masyarakat kembali beraktivitas normal.

Jika nanti vaksinasi sudah di atas 70 persen diharapkan terbentuk kekebalan kelompoknya sehingga pandemi cepat berlalu.

Hal senada diungkapkan Sekda Kabupaten Majalengka H Eman Suherman.

Ia menekankan agar penerapan protokol kesehatan di dilakukan diberbagai aktivitas masyarakat dan jangan sampai kendor.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan bertujuan melindungi semuanya.

Karena siapapun di antara mereka tidak akan mengetahui dirinya terpapar Covid-19 atau tidak, tanpa melalui proses rapid tes maupun pemeriksaan sejenis lainnya.

Sebab, kata dia, ada orang yang terpapar tapi tidak merasakannya atau yang dikenal dengan OTG (orang tanpa gejala).

"Untuk itu, marilah kita saling menjaga dengan cara menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Bahkan saat berbicara pun diusahakan masker harus tetap dipakai," katanya.

Baca juga: Cerita Warga Majalengka Berurusan dengan Pinjol, Awalnya Lancar, Lama-lama Keteteran

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved