Breaking News:

Polres Kuningan Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Ganja di dalam Lapas Kuningan, Terungkap Karena Ini

Petugas kepolisian berhasil menangkap pengedar ganja seberat 2 Kilogram

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Ilustrasi ganja 

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Petugas kepolisian berhasil menangkap pengedar ganja seberat 2 Kilogram. Kasat Narkoba Polres Kuningan, AKP Otong Jubaedi mewakili Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan, pengungkapan kasus ganja 2 kilogram ini berawal dari penangkapan pelaku berinisial AR (21).

"Berawal dari penangkapan AR, barang bukti yang diamankan hanya satu linting ganja dan satu paket ganja dalam bungkus amplop. Kemudian, total beratnya hanya 5,51 gram. Namun setelah itu, kita lakukan pengembangan yang akhirnya mengarah kepada pelaku AA (18),” kata Otong di Kantor Baru Satres Narkoba Polres Kuningan, Selasa (12/10/2021).

Setelah penangkapan pelaku AA, kemudian kembali mengamankan barang bukti ganja sebanyak 2 kilogram.

Baca juga: BNN KBB dan BNN Jabar Musnahkan 284 Kg Ganja, Hengky Kurniawan: Komitmen Kita Perangi Narkoba

“Kasus ini kita masih dilakukan pengembangan. Kemudian kita ada petunjuk bahwa ada 1 pelaku lagi yang statusnya masih sebagai narapidana Lapas Kuningan,” ujarnya.

Sosok Napi dalam Lapas ini diketahui sebagai pemesan kepada kedua tersangka itu, yang kebetulan pelaku yang berada di dalam Lapas Kuningan berinisial Y.

"Jadi barang bukti 2 kilogram ganja merupakan pesanan dari pelaku berinisial Y. Kita tindaklanjuti ternyata betul barang atau narkotika jenis ganja kering 2 kilogram ini pesanan dari saudara Y,” katanya.

Menurut pengakuan dari pelaku,  ganja ini akan dibawa masuk ke dalam lapas melalui pinggiran tembok benteng Lapas Kuningan.

Baca juga: Ganja Sintetis, Sabu dan Obat Terlarang Diselundupkan ke Lapas Jelekong Bandung, Tapi Gagal

Sedangkan ganja 2 kilogram ini berasal dari salah satu kota di Jakarta.

“Peredaran narkoba jenis daun ganja ini dikendalikan dari dalam lapas. Kemudian kita masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan, koordinasi dengan pihak Lapas," ujarnya.

Untuk kedua tersangka, Kapolres menyebutkan mereka merupakan warga Kecamatan Sindangagung.

Kedua tersangka ini dikenakan pasal 111 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved