Kader Partai Ummat Ramai-ramai Mundur, Termasuk 26 Pengurus DPD, Ini Daftarnya, Ada Neno Warisma
Baru seumur jagung, Partai Ummat kini ditinggal beberapa kadernya. Berikut elite partai serta pengurus Partai Ummat yang mundur
TRIBUNJABAR.ID - Baru seumur jagung, Partai Ummat kini ditinggal beberapa kadernya.
Tak hanya itu, dua pendiri yang juga masuk ke dalam struktur partai ini pun memilih 'hengkang' dari Partai Ummat.
Sebanyak 26 pengurus DPD Partai bentukan politisi senior Amien Rais, Partai Ummat Kota Depok pun memutuskan untuk mundur dari kepengurusan Partai.
Dilansir dari Tribunnews.com, selain pengurus, diketahui juga seluruh pengurus dari empat DPC Partai Ummat Kota Depok membubarkan diri.
Baca juga: Ada Mantan Kader & Pengurus PAN Gabung Partai Ummat, Zulkifli Hasan Santuy, Lawan Kami Partai Besar
Keempat DPC itu yakni DPC Partai Ummat Kecamatan Cilodong, DPC Partai Ummat Kecamatan Beji, DPC Partai Ummat Kecamatan Pancoran Mas, dan DPC Partai Ummat Kecamatan Sukmajaya.
Berikut elite partai serta pengurus Partai Ummat yang mundur sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:
Agung Mozin
Wakil Ketua Umum (Waketum) Agung Mozin mundur dari Partai Ummat pada 26 Agustus 2021.
Hal itu dia sampaikan langsung dalam surat yang ditujukan kepada Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.
"Selanjutnya, memperhatikan dengan seksama dinamika internal partai, sekat-sekat informasi dan komunikasi elitis yang tidak mengedepankan akhlakul karimah, seraya mempertimbangkan beragam informasi dan aspirasi para sahabat Partai Ummat di berbagai daerah termasuk sahabat-sahabat aktivis demokrasi yang istiqomah konsisten-konsekuen melawan feodalisme dan dinasti politik, dengan ini saya AGUNG MOZIN menyatakan BERHENTI sebagai Pengurus dan Anggota Partai Ummat sebagai bentuk pertanggungjawaban etika dan moral," kata Agung, seperti dikutip Tribunnews.com, Kamis (26/8/2021).
Neno Warisman
Setelah Agung Mozin, Wakil Ketua Majelis Syura, Neno Warisman juga mundur dari Partai Ummat.
Sekretaris Dewan Majelis Syuro Partai Ummat, Ustaz Sambo membenarkan hal tersebut.
Sambo mengatakan, Neno mundur per Jumat (1/10/2021).
"Dia kirim WA ke kita kirim surat mudur karena mau fokus urus anaknya di Turki karena tidak bisa aktif jadi khawatir tidak bisa aktif fokus urus anaknya, jadi mundur," kata Sambo saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (2/10/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/politikus-senior-amien-rais-telah-mendeklarasikan-partai-ummat.jpg)