Breaking News:

Era Digital, Pola Komunikasi Ikut Berubah, Media Massa Kini Bersaing dengan Masyarakat

Teori, konsep dan praktik komunikasi pun ikut berubah sehingga perguruan tinggi pun menghadapi sejumlah tantangan yang berat.

Istimewa/ Panitia
Diskusi virtual Dewan Pakar Aspikom Jabar yang mengusung tema “Peran Media Digital dalam Transformasi Budaya”, Sabtu pagi (9/10) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Era digital telah merubah berbagai aspek kehidupan, termasuk aspek komunikasi.

Penggunaan media oleh khalayak juga berubah.

Teori, konsep dan praktik komunikasi pun ikut berubah sehingga perguruan tinggi pun menghadapi sejumlah tantangan yang berat.

Demikian benang merah yang muncul dalam diskusi virtual Dewan Pakar Aspikom Jabar yang mengusung tema “Peran Media Digital dalam Transformasi Budaya”, Sabtu pagi (9/10/2021).

Baca juga: Whatsapp, Facebook, dan Instagram Sempat Down, Pengusaha Sebut Komunikasi Bisnis Terganggu

Diskusi diikuti oleh 245 akademisi dan mahasiswa ilmu komunikasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Tampil sebagai pembicara para Dewan Pakar Aspikom Jabar Prof. Dr. Asep S Muhtadi (UIN Bandung), Prof. Dr. Atwar Bajari (Fikom Unpad), Dr. Septiawan Santana (Dekan Unisba), serta praktisi jurnalisme TV, Indy Rahmawati.

Menurut Ketua Aspikom Jabar, Dr. Ani Yuningsih M.Si, Media digital adalah produk budaya yang mendorong perubahan besar dalam teori, konsep dan praktik komuniasi.

“Komunikasi bermedia digital memaksa terjadinya transformasi budaya dari budaya konvensional ke budaya digital,” Ujar Ani.

Kondisi seperti ini, menurut Prof Asep S Muhtadi mendorong para ilmuwan komunikasi agar segera menghasilkan teori-teori baru ilmu komunikasi.

Perubahan paling menonjol terjadi dalam komunikasi massa, menurut Dekan Fikom Unisba, Dr Septiawan Santana, surat kabar kini menghilang, televisi makin meredup, radio kian mencari ruang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved