Kabar Buruk untuk Rizky Billar dan Lesti Kejora, Didesak Minta Maaf ke Publik, Terancam Dipolisikan
Ada kabar buruk buat Rizky Billar dan Lesti Kejora. Ia didesak minta maaf kepada publik terkait pengakuan pernikahan siri.
Demikian, ia menyimpulkan pernikahan siri yang dilakukan pun adalah hak Lesti dan Billar.
“Kalau memang itu tak di-share, ya itu haknya mereka,” ujar Fitri Carlina.
Penyanyi dangdut itu juga menyebutkan pernikahan siri Lesti dan Billar sejatinya tak mengganggu pihak lain.
Fitri Carlina pun mengaku heran, tak habis pikir, dan tak bisa bicara.
“Ya, itu yang sempat aku speechless juga,” ucapnya.
Baca juga: Perlakuan Rizky Billar Saat Lesti Kejora Hamil, Billar Berubah? Ini Curhatan Sang Istri
Fitri mengaku heran lantaran hak orang lain untuk menikah jadi pergunjingan.
Ia mengatakan Lesti dan Billar memiliki kehidupan dan haknya sendiri.
Lebih dari pada itu, keluarga dari Lesti dan Billar tak mempermasalahkan pernikahan tersebut.
“Keluarganya fine-fine saja, ibaratnya keluarga intinya, keluarga besarnya happy-happy saja, kenapa kita yang repot?” ujar Fitri Carlina.
Kemudian Fitri Carlina tampak menguatkan Lesti.
Ia tak memungkiri, di tengah kesuksesan Lesti dan Billar ada banyak cobaan yang menerpa.
Selain itu, menurutnya, di balik kesuksesan Lesti tak jarang muncul pihak yang turut mencari kesempatan tenar.
Meskipun diakuinya ia pun tak mengetahui alasan pihak tersebut yang tidak ingin disebut pansos (panjat sosial) dan lainnya.
Sembari menjelaskan jika adanya kerugian atau merasa terganggu atas pernikahan Lesti, Fitri pun masih heran.
Jika pun ada drama dalam kehidupan Lesti dan Billar, menurutnya itu juga adalah hal dan kehidupan mereka.
Soal jika mengganggu hingga negara gaduh, ia pun tak habis piki.
Menurutnya, masih banyak yang harus diurusi negara.
Fitri Carlina pun mengajak kepada warganet untuk lebih baik memikirkan hal penting ketimbang mengurusi hak orang lain.
(Tribunjabar.id/Hilda Rubiah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rizky-billar-dan-lesti-terancam-dipolisikan.jpg)