Breaking News:

Jalur Bandung-Sumedang Macet Malam Ini, Antrean Kendaraan Capai 7 Kilometer, Ini Penyebabnya

Penyebab kemacetan berada di Simpang Pamulihan, Sumedang. Kendaraan menuju Bandung sudah terjebak kemacetan di Ciherang.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Antrean panjang kendaraan terjadi di Jalan Raya Cadaspangeran, Kabupaten Sumedang, Jumat (8/10/2021) malam. Antrean di Cadaspangeran terjadi untuk kendaraan menuju Bandung. 

Laporan Kontributor TribunJabar. Id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Antrean panjang kendaraan terjadi di Jalan Raya Bandung-Sumedang, Jumat (8/10/2021) malam. 

Kemacetan terjadi akibat adanya perbaikan jalan di kawasan Simpang Pamulihan, Sumedang.

Untuk mengurai kemacetan, kepolisian setempat memberlakukan sistem buka tutup jalur di kawasan ini.

Pantauan TribunJabar.id, pukul 22.30 WIB, ekor kemacetan dari arah Sumedang menuju Bandung telah mencapai kawasan Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan atau sekitar 7 kilometer.

Dan ekor kemacetan dari arah Bandung menuju Sumedang mencapai Kampus Universitas Winaya Miukti (Unwim) Tanjungsari atau sekitar 2 kilometer. 

"Ya, ada perbaikan jalan lagi di kawasan Simpang  Pamulihan, perbaikannya sudah berlangsung sejak Kamis (7/10/2021) malam," kata Kepala Unit Turjawali Satlants Polres Sumedang Iptu Ardiyanto saat dihubungi TribunJabar.id melalui sambungan seluler. 

Ia menyebutkan, proses perbaikan jalan di kawasan ini diprediksi akan selesai selama dua minggu ke depan. 

"Pengerukan dan pengecoran di kawasan ini diperkirakan akan memakan waktu selama 2 minggu," katanya.

Untuk mengurai kemacetan, kata dia, pihaknya memberlakukan buka tutup jalur di kawasan ini setiap 10 menit sekali.

"Buka tutup jalur akan berlangsung setiap 10 menit sekali. Namun untuk kendaraan dari arah Sumedang menuju Bandung bisa lebih lama, karena banyak truk berat dan dari jalur terseburt kondisi jalannya  menanjak," ujarnya. 

Ia mengimbau kepada pengendara dari arah Bandung menuju Sumedang maupun dari arah sebaliknya untuk  menempuh jalur alternatif. 

"Kendaraan yang melaju dari arah Bandung bisa mengambil jalur Citali menuju Rancakalong kemudian kembali masuk ke jalur utama di Jalan Prabu Gajah Agung. Begitu pula dari arah Sumedang menuju Bandung, untuk kendaraan kecil kami arahkan masuk ke jalur alternatif Nalegong ke Rancakalong dan tembus di Citali, Pamulihan, " ucapnya.

Baca juga: Warga Jengkel Aplikasi PeduliLindungi Susah Diakses, Satgas Covid-19 Sumedang Jawab Santai Begini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved