Breaking News:

PLN Sumedang Pasang Jaringan Listrik ke Cigumentong, Pasang 63 Tiang Melintasi Hutan

Listrik dipasang melewati kawasan Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dengan prosedur legal-formal yang ditempuh

Penulis: Kiki Andriana | Editor: bisnistribunjabar
tribunjabar.id/ Kiki Andriana
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meresmikan pemberian manfaat listrik di Cigumentong, Cimanggung, Sumedang, Selasa (5/10/21) 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Warga terpencil di Dusun Cigumentong, Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kini dapat menikmati manfaat listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Daerah berpenghuni 14 keluarga ini tidak pernah menikmati nyala lampu sekalipun, bahkan setelah 76 tahun usia kemerdekaan Indonesia.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan kehadiran listrik kini di Cigumentong dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan beragam aktivitas.

"Ini bukti bahwa Pemerintah hadir dan menjamin bahwa tidak ada seorangpun tertinggal dalam mendapatkan hak dari negara," kata Dony yang hadir meresmikan pemberian manfaat listrik di Cigumentong, Selasa (5/10/21).

Dony mengatakan untuk mengalirkan listrik ke Cigumentong yang berada di batas tiga Kabupaten, yakni Sumedang, Bandung, dan Garut di hutan pegunungan Kareumbi, perlu dipasang 63 tiang listrik.

Listrik dipasang melewati kawasan Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dengan prosedur legal-formal yang ditempuh.

"Saya melihat masyarakat di sini kompak. Masyarakat pasti akan memelihara jaringan listrik ini," kata Dony.

Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang, Redi Susanto berucap terima kasih kepada Bupati Sumedang yang berkenan hadir ke Cigumentong. Menurutnya, pemasangan jaringan listrik sampai ke daerah tersebut memakan waktu dua tahun.

"Ini dananya dari CSR (corporate social responsibility). setelah dirintis dua tahun lalu, akhirnya hari ini kami bisa wujudkan listrik sampai di Cigumentong," kata Redi di tempat yang sama.

Redi mengatakan, warga yang kini hanya berjumlah 14 keluarga itu mungkin akan bertambah setelah ada aliran energi listrik.

pln051021b
(tribunjabar.id/ Kiki Andriana)
pln0510c
 (tribunjabar.id/ Kiki Andriana)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved