Breaking News:

Akhir Tahun Ini Tol Cisumdawu Baru Bisa Dipakai Hingga Cimalaka, Kertajati Ditarget Sebelum Lebaran

Menteri Luhut optimistis pembangunan Tol Cisumdawu tuntas pada Desember 2021 hingga gerbang Cimalaka, Kabupaten Sumedang. 

Editor: Ravianto
perkembangan pembangunan Tol Cisumdawu 
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Jalan Tol Cisumdawu dari Cileunyi, Kabupaten Bandung hingga Dawuan, Subang belum juga rampung.
Ditarget selesai akhir 2020, Tol Cisumdawu baru bisa dipakai separuhnya, Desember 2021 ini.
Tiga menteri meninjau proyek Tol Cisumdawu, yakni Mentri Kordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (kanan); Menteri Perhubungan Budi Karya (tak tampak dalam foto); dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (30/9/2021).
Tiga menteri meninjau proyek Tol Cisumdawu, yakni Mentri Kordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (kanan); Menteri Perhubungan Budi Karya (tak tampak dalam foto); dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (30/9/2021). (Tribun Jabar)
Hal itu diungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marimves), Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Luhut optimistis pembangunan Tol Cisumdawu tuntas pada Desember 2021 hingga gerbang Cimalaka, Kabupaten Sumedang. 
"Saya harapkan nanti 20 Desember 2021 bisa tembus (Cimalaka), dan  penyempurnaannya pada Maret-April 2022," ucap Luhut Binsar Panjaitan saat meninjau pengerjaan Tol Cisumdawu di wilayah Sirna Mulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang,  Kamis (30/9/2021). 
Luhut pun memuji semua stakeholder yang terlibat dalam pembangunan tol tersebut.
"Saya kira ini pekerjaan hebat dari teman-teman di Kementerian PUPR, " kata Luhut didampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. 
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, akhir 2021 ini ruas jalan Tol Cileunyi hingga Cimalaka akan mulai dioperasikan, dan sebelum Lebaran 2022 dari Ujungjaya-Kertajati akan dioperasikan. 
"Dua kali pembukaan. Doakan lancar, tidak ada kejadian apapun dijauhkan dari bencana dan sebagainya," kata Dony. 
Dony menyebutkan, sedikitnya 6 exit tol dari Cileunyi hingga Sumedang yang nantinya akan diarahkan ke tempat destinasi wisata. 
"Kami siapkan juga setiap exit tol ada destinasi wisata unggulan yang akan menarik para pengguna jalan untuk berkunjung. Nanti kami siapkan wisatanya yang baik sehingga orang berwisata dengan mudah," kata dia. 
Dengan dioperasikannya  Tol Cisumdawu, ujar Dony, setidaknya dapat mengurangi jumlah kendaraan yang melewati Jalan Cadas Pangeran, terutama yang bermuatan berat. 
"Sumedang tentunya berkepentingan agar jalan tol segera selesai karena bisa mempercepat aksesibilitas ke Sumedang dan Cadas Pangeran tidak terlalu berat bebannya," ucapnya. 
Bupati berharap bisa memanfaatkan semaksimal mungkin Rest Area untuk UMKM Sumedang menggerakan ekonomi warga Sumedang. 
"Dengan proyek strategis nasional Jalan Tol ini, harus betul-betul berdampak positif kepada kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan," ucap Dony. 
Ia juga meminta agar dalam pengelolaannya benar-benar memanfaatkan tenaga lokal, terutama yang masuk daftar terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) atau data kemiskinan. 
"Insya Allah dalam program strategis ini terdapat sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten beserta bisnis yang lainnya," tuturnya. 
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, jika melihat progres pembangunan dari beberapa seksi sampai Cimalaka sudah mencapai 100 persen untuk kontruksinya sehingga tinggal dioperasikan. 
"Tambahan kita untuk bulan Desember itu Seksi 1 dan Seksi 2 di mana ada persoalan konstruksi yang harus diselesaikan untuk mengatasi wilayah yang rawan longsor. Kita harus perkuat betul supaya kualitas jalannya benar-benar saat dioperasikan," ujar dia
Menurutnya, jarak Sumedang ke Kertajati sendiri masih ada persoalan lahan di Seksi 4 dan 5 sehingga ia memohon semua pihak, khususnya Pemkab Sumedang turut membantu. 
"Harapan kami ada percepatan. Juga dukungan dari Pak Bupati bisa mempercepat pengadaan lahan. Pada bulan April 2022 kita sepakati secara menyeluruh beroperasi dari Cileunyi sampai ke ujung Dawuan dan menyambung dengan Tol Cipali. Selanjutnya akan terhubung juga dengan Bandara Kertajati," ujarnya. 
Selain itu, ia menambahkan, mengenai akses ke Bandara Kertajati sudah proses dalam proses uji layak fungsi sehingga bulan November 2021 bisa dioperasikan dari Cipali hingga Bandara Kertajati. 
"Nantinya, dari Kota Bandung menuju Kertajati maksimal dapat ditempuh sekitar 1,5 jam atau 1,2 jam," ujar dia.
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved