Rabu, 22 April 2026

Objek Wisata di Jabar Dapat Sorotan Anak Buah Jokowi, Ridwan Kamil Minta Pengelola Tidak Lengah

Objek wisata di Jabar jadi sorotan karena sesak pengunjung. Ridwan Kamil meminta pengelola tak lengah protokol kesehatan.

Editor: Kisdiantoro
Istimewa
Ridwan Kamil tinjau Gasibu. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Objek wisata di Jawa Barat mendapat sorotan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan.

Pantai Pangandaran yang mulai dibuka untuk wisatawan terlihat sangat padat.

Hal ini dikhawatirkan akan kembali menaikkan angka kasus positif Covid-19.

Tak hanya di Pangandaran, sejumlah objek wisata di daerah lain di Jawa Barat pun sudah mulai dibuka. Di antaranya di Bandung, Majalengka, dan Cianjur.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar pengelola obyek wisata tidak lengah seiring menurunnya kasus Covid-19 di Jabar.

Dia meminta pengelola dan pengunjung wajib taat terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: Objek Wisata Disorot Luhut, PHRI Pangandaran Sebut Pengunjung Sudah Dibatasi dan Siapkan Zonasi

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu sudah bersepakat dengan Polda Jabar untuk mengawasi kegiatan obyek wisata.

"Ya, terus terang kita melihat destinasi pariwsiata sangat padat. Tadi dengan Pak Kapolda sudah sepakat, (obyek wisata) boleh buka, tapi tidak boleh 100 persen ya. Jadi kebanyakan destinasi wisata banyak yang membuka dan terlihat tidak mengontrol dengan memaksimalkan (kunjungan)," kata Emil dalam keterangan pers virtual, Selasa (14/9/2021).

Emil menegaskan bahwa jumlah pengunjung tempat wisata harus tetap dibatasi.

Sementara itu, meski tempat wisata mulai ramai, tingkat okupansi hotel masih belum naik signifikan.

Emil menyadari bahwa penurunan kasus dan penyesuaian aturan baru belum begitu berdampak terhadap okupansi hotel.

Ia pun berharap para pengusaha hotel bersabar dan memahami situasi saat ini.

"Memang butuh waktu, sehingga berdampak kepada hotel. Mohon izin, seiring waktu tentunya kita akan melihat signifikasi kenaikan okupansi hotel. Di beberapa tempat mohon bersabar, dalam hitungan satu atau dua bulan kondisi bisa lebih baik," ujar Emil.

Emil mengatakan, tren penurunan kasus Covid-19 harus tetap dijaga. Apalagi, data pekan ini, tingkat keterisian rumah sakit di Jabar 9,3 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, pihaknya mewaspadai revenge tourism, atau kedatangan wisatawan secara membeludak akibat pembatasan yang terlalu lama.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved