Breaking News:

Vitamin D Bisa Bantu Atasi Penyakit Diabetes Mellitus, Tapi Perhatikan Aturan Konsumsinya

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah pada tubuh seseorang.

Editor: Siti Fatimah
istimewa
ilustrasi diabetes 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah pada tubuh seseorang.

Dikutip dari laman resmi Unair, beberapa tahun terakhir, DM menjadi salah satu penyakit penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Menempatkan Indonesia pada sepuluh besar negara dengan penderita DM terbanyak di dunia.

Baca juga: Biasakan Minum Air Rebusan Daun Sirih, Khasiatnya Luar Biasa untuk Penderita Diabetes

Oleh karena tingginya angka kejadian DM tersebut, Dewi Ratna Sari, dr., M.Si., Grad.Cert.AFA  (Dewi) kemudian melakukan penelitian untuk menemukan suatu terapi tambahan guna memodifikasi risiko DM.

Lebih spesifik, penelitian yang dilakukan oleh Dewi dan tim berfokus pada efek konsumsi vitamin D terhadap ekspresi protein pengangkut gula darah (GLUT4) terhadap jaringan lemak tikus diabetes. GLUT4 berfungsi untuk membantu penyerapan gula darah kedalam sel lemak.

“Sebelumnya sudah banyak penelitian yang dilakukan tentang pengaruh vitamin D terhadap DM. Namun sedikit yang berfokus pada GLUT4 dan jaringan lemak,” ucap Dewi.

Baca juga: Daun Wangi Ini Bisa untuk Obati Diabetes, Bagus Juga untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Untuk menyelesaikan penelitian tersebut, Dewi dibantu oleh ketiga rekannya. Yaitu Tri Hartini Yuliawati dr., M.Ked., Grad.Cert.AFA (Yuli), Rimbun dr., M.Si., Grad.Cert.AFA (Rimbun) dan Joni Susanto dr., M.Kes. Didampingi oleh Prof. H. Ari Gunawan, dr., MS., PA(K)., PhD (Alm) dan Prof. Dr. Harjanto, JM., dr., AIFM (Alm).

Dewi menjelaskan, terdapat dua puluh delapan tikus yang digunakan. Setelah diadaptasikan selama tujuh hari, tikus tersebut kemudian diberi makanan tinggi lemak selama empat belas hari baru kemudian diinduksi dengan streptozotocin (obat perusak sel pankreas) agar mengalami diabetes.

Tujuh hari setelah proses induksi tersebut, hanya sembilan belas tikus yang berhasil mengalami diabetes.

Baca juga: Jangan Tunggu Parah, Atasi Diabetes Melitus dengan Biji Jamblang, Bisa Turunkan Gula Darah Tinggi

Dari sembilan belas tikus tersebut, kemudian dipisahkan menjadi empatkelompok yang terdiri dari kelompok kontrol dan kelompok perlakuan berdasarkan dosis vitamin D yang diberikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved